TRIBUNGORONTALO.COM - Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu memimpin rapat mempercepat integrasi data dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau pada Rabu (06/08/2026)
Rapat dihadiri Wakil Bupati Nurjanah Yusuf, sekretaris daerah, para Asisten, Staf Ahli, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), dan para camat
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu menegaskan pentingnya percepatan pembangunan sistem data terintegrasi yang akan menjadi dasar pengambilan kebijakan pemda.
Dia meminta OPD melengkapi data sektoral secara detail dan akurat, termasuk data penerima bantuan, potensi daerah, infrastruktur, pertanian, perikanan, UMKM, ketenagakerjaan, sosial, kesehatan, pendidikan, hingga pariwisata.
Menurut Bupati, data yang lengkap akan memudahkan pemerintah dalam menentukan bentuk intervensi yang tepat sasaran.
Nantinya, sistem tersebut akan terintegrasi dalam sebuah aplikasi yang dapat diakses melalui perangkat telepon genggam pimpinan daerah sehingga proses verifikasi dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat dan berbasis data.
"Kita ingin seluruh kebijakan didasarkan pada data yang valid. Dengan sistem ini, ketika ada usulan bantuan atau program, kita bisa langsung melihat kondisi riil penerimanya sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran," tegas Bupati.
Ketua DPD Partai Golkar Gorut ini memberikan waktu satu minggu kepada seluruh OPD untuk menyampaikan data sesuai bidang masing-masing agar proses integrasi sistem segera dapat diselesaikan.
Selain penguatan data, rapat juga membahas langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.
Bupati Thariq Modanggu menginstruksikan agar tim penanggulangan dan pencegahan bencana yang telah dibentuk segera menggelar rapat koordinasi dan mengaktifkan seluruh personel di lapangan.
Seluruh OPD diminta aktif memantau informasi masyarakat melalui media sosial sebagai bentuk respons cepat terhadap berbagai persoalan yang muncul, terutama terkait kekeringan, kebakaran, maupun kebutuhan pelayanan dasar masyarakat.
Bupati Thariq Modanggu juga meminta agar disiapkan brosur, poster, dan materi edukasi mengenai kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang memuat nomor layanan darurat dan kontak person sehingga masyarakat mengetahui saluran pelaporan apabila terjadi bencana.
"Kita tidak boleh menunggu kejadian baru bertindak. Pencegahan harus diperkuat melalui edukasi kepada masyarakat, respons cepat terhadap laporan warga, dan koordinasi yang solid antarperangkat daerah," ujar Bupati.
Bupati Thariq Modanggu menginstruksikan percepatan berbagai program prioritas daerah, di antaranya penyelesaian data kondisi jalan berdasarkan tingkat urgensi, percepatan penyusunan rencana penanaman pohon melalui Gerakan Agro Mopomulo (GAM), percepatan penyelesaian administrasi desa, pengembangan sektor pariwisata, serta tindak lanjut koordinasi pengelolaan potensi pertambangan sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Bupati Thariq Modanggu juga meminta seluruh armada penanggulangan bencana dipastikan dalam kondisi siap operasional, termasuk ketersediaan bahan bakar, personel siaga, serta kesiapan kendaraan pemadam kebakaran, mobil tangki air, dan armada pendukung lainnya. (***/pemkab)