TRIBUNPALU.COM - Pengalaman mengikuti Pramuka menjadi bekal berharga bagi Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido dalam membentuk karakter kepemimpinan dalam dirinya.
Demikian penyampaian Wagub Reny saat melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kwarda Sulteng menuju Jambore Nasional XII di Graha Wisata Pramuka Cibubur, Jakarta.
Pelepasan berlangsung singkat di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Kamis pagi (6/8/2026).
Menurut Wagub Reny, Gerakan Pramuka adalah wadah strategis pembinaan generasi muda untuk mencetak pribadi yang disiplin, mandiri, tangguh dan bertanggungjawab.
Kombinasi nilai-nilai tersebut, lanjutnya, menumbuhkan mental pantang menyerah dan tahan banting dalam dirinya hingga sanggup mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur Sulteng.
“Saya tidak mungkin bisa menjadi Wakil Gubernur kalau dulu tidak ikut Pramuka,” kenang Wagub, yang semasa sekolah aktif dalam kegiatan pramuka.
Baca juga: Lantik ASN Eselon II, Bupati Banggai Beri Sinyal Rotasi Lagi
Di kesempatan itu, ia juga mengingatkan kontingen agar selalu menjaga kesehatan, mematuhi arahan pelatih dan pembina, serta mengikuti seluruh rangkaian acara jambore nasional dengan penuh semangat supaya pulang membawa prestasi membanggakan.
“Adik-adik tidak boleh loyo, harus tetap semangat,” pesannya memotivasi.
Menutup arahannya, Wagub Reny berharap mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus Sulteng yang siap memimpin daerah dan menerima tongkat estafet pembangunan di masa depan.
“Selamat jalan adik-adik, semoga selamat sampai tujuan,” pungkasnya. (*)