Program tersebut juga memungkinkan untuk membantu lulusan Sekolah Rakyat yang berkesempatan melanjutkan ke pendidikan tinggi
Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia sebagai upaya mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045 yang berdaya, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan.
Deputi II Baznas Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Imdadun Rahmat menyampaikan saat ini pihaknya memiliki sejumlah program beasiswa, salah satunya Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) berupa bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan penyelesaian skripsi bagi mahasiswa semester V-VIII yang terancam putus kuliah akibat keterbatasan ekonomi.
"Program tersebut juga memungkinkan untuk membantu lulusan Sekolah Rakyat yang berkesempatan melanjutkan ke pendidikan tinggi," katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dalam program pemberdayaan lulusan Sekolah Rakyat agar memiliki keterampilan, akses terhadap dunia kerja, dan mampu mandiri secara ekonomi setelah menyelesaikan pendidikan.
Sementara itu Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Ricco menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara Kemensos dan Baznas dapat terus diperkuat untuk mempercepat pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Kolaborasi nanti diharapkan tidak hanya sekadar memberikan beasiswa, tetapi juga memberikan pendampingan, baik kepada anak maupun orang tua, supaya anak-anak ini nanti bisa lulus dengan tuntas," ujar Robben.
Selain itu, lanjut Robben, sinergi tersebut diharapkan dapat memfasilitasi link and match dengan jaringan dunia kerja Baznas serta menghadirkan pendampingan berkelanjutan melalui Alumni Development Program.
"Peluang kerja sama inilah yang ingin kami mohonkan kepada Baznas agar anak-anak dari keluarga prasejahtera tidak hanya naik kelas secara akademik, tetapi juga naik kelas secara ekonomi," ucap Robben Rico.





