TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta akan menghadapi Arema FC dalam perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) pukul 15.30 WIB.
Di tengah padatnya jadwal pertandingan, pelatih Shin Tae-yong (STY) mengakui kondisi skuad Macan Kemayoran belum mencapai level ideal.
Di sis lain, terdapat dukungan untuk Persija menggema lewat kegiatan nonton bareng (nobar) gratis yang digelar Kelurahan Tanjung Duren Selatan.
Shin Tae-yong mengatakan Persija masih berada dalam tahap membangun tim sehingga performa maupun kebugaran fisik para pemain belum mencapai kondisi terbaik.
Juru taktik asal Korea Selatan itu menyebut jeda singkat usai semifinal dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi pemain sebelum kembali turun menghadapi Arema FC.
"Mengenai hal yang harus dibenahi, saat ini kondisi skuad utama dan kondisi fisik terbaik kami baru sekitar 30 sampai 40 persen saja," ujar Shin Tae-yong, dikutip dari laman resmi Persija, Kamis (6/8/2026).
Meski demikian, ia memastikan Persija tetap akan melakukan rotasi pemain agar proses pembentukan tim berjalan optimal.
Menurut Shin, setiap pertandingan pramusim memiliki arti penting sebagai bahan evaluasi sebelum Super League 2026/2027 bergulir pada 4 September mendatang.
"Jadi hal yang harus dibenahi ke depannya masih sangat banyak. Maka dari itu, hingga pertandingan pembuka pada 4 September nanti, kami akan berusaha menunjukkan penampilan tim yang lebih berkembang," katanya.
Senada dengan sang pelatih, gelandang muda Persija Figo Dennis menilai laga melawan Arema tetap penting sebagai tolok ukur perkembangan tim.
Ia merasakan permainan Persija mulai menunjukkan kemajuan, khususnya dalam aspek menyerang yang kini semakin terorganisasi.
"Setelah empat pertandingan di Piala Presiden, yang paling berkembang menurut saya adalah permainan ofensif yang cukup terstruktur. Tentunya permainan yang diminta oleh pelatih sebagian besar sudah bisa dijalankan dengan baik oleh semua pemain, walaupun belum bisa dikatakan sempurna," ujar Figo.
Di saat Persija berjuang di Bali, dukungan dari Jakmania kembali hadir di Jakarta Barat.
Kelurahan Tanjung Duren Selatan menggelar nonton bareng (nobar) laga Persija kontra Arema FC di halaman Kantor Kelurahan Tanjung Duren Selatan mulai pukul 15.00 WIB.
Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
Berdasarkan informasi yang diunggah melalui akun Instagram resmi @kelurahantanjungdurenselatan, acara itu terselenggara berkat kolaborasi dengan The Jakmania Tanjung Duren, Karang Taruna Kecamatan Grogol Petamburan, serta Karang Taruna DKI Jakarta.
Tak hanya menyaksikan pertandingan bersama, panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize bagi peserta yang hadir.
Hadiah yang disediakan antara lain produk Pisang Goreng Madu Bu Nanik, voucher menginap di Vomitell, hingga berbagai hadiah dari sponsor kegiatan.
Nobar tersebut bukan kali pertama digelar di Kelurahan Tanjung Duren Selatan selama Piala Presiden 2026.
Lurah Tanjung Duren Selatan, Indri Prawiji, memang dikenal sebagai Jakmania dan rutin memfasilitasi kegiatan nobar setiap kali Persija bertanding.
Nuansa Macan Kemayoran pun begitu terasa di lingkungan kantor kelurahan.
Logo Persija dan Jakmania menghiasi dinding kantor, sementara mural bertema Persija juga tersebar di sejumlah titik wilayah Tanjung Duren Selatan.
Di ruang kerja Indri bahkan terpajang jersey Persija bertanda tangan pemain, foto bersama para penggawa Macan Kemayoran, Kartu Tanda Anggota (KTA) Jakmania, hingga memorabilia bertanda tangan legenda Persija, Bambang Pamungkas.
Indri mengatakan ornamen bertema Persija mulai dipasang sejak dirinya menjabat sebagai Lurah Tanjung Duren Selatan pada 2022.
"Jadi ornamen khususnya di Kelurahan Tanjung Duren Selatan, semenjak saya mendapat amanah sebagai Lurah Tanjung Duren Selatan di tahun 2022. Jadi bukan hanya di kantor kelurahan, kita juga buat mempercantik di wilayah. Mural-mural yang di wilayah kita tambahkan ornamen Persija dan juga Jakmania Tanjung Duren Selatan," ujar Indri.
Baca juga: Pramono Minta Guru PAUD Ajarkan Anak-Anak Pilah Sampah Sejak Dini, Targetnya Ubah Wajah Jakarta
Baca juga: Kebakaran Landa SD di Jagakarsa Jaksel, 17 Unit dan 68 Personel Damkar Dikerahkan
Baca juga: Cacat Formil, Gugatan Praperadilan Roy Suryo Soal Ganti Rugi Rp 200 Juta Ditolak Hakim PN Jaksel