TRIBUNNEWS.COM – Barcelona kembali memetik hasil positif dari akademi La Masia.
Pelatih Hansi Flick secara terbuka mengungkap tiga pemain muda yang paling membuatnya terkesan selama rangkaian pramusim 2026.
Kesempatan emas itu hadir karena sebagian besar pemain inti Barcelona baru kembali setelah membela negaranya di Piala Dunia 2026.
Situasi tersebut membuat Flick memberi menit bermain lebih banyak kepada para pemain akademi selama pemusatan latihan di Inggris dan laga-laga uji coba.
Tiga nama yang mendapat pujian langsung dari pelatih asal Jerman tersebut adalah Ebrima Tunkara, Orian Goren, dan Xavi Espart.
Laporan Barca Universal menyebut Flick menilai ketiganya menunjukkan perkembangan pesat dan mampu menjawab kepercayaan yang diberikan tim pelatih sepanjang pramusim.
Nama pertama yang mencuri perhatian adalah penyerang berusia 16 tahun, Ebrima Tunkara.
Flick melihat Tunkara memiliki kecepatan, keberanian melakukan duel satu lawan satu, serta naluri mencetak gol yang terus berkembang.
Penampilan sang penyerang muda dinilai memperlihatkan potensi besar untuk menjadi bagian dari proyek jangka panjang Barcelona.
Kemunculan Tunkara memperpanjang tradisi La Masia melahirkan penyerang muda berbakat yang mampu menembus tim utama.
Baca juga: Jose Mourinho Terlibat, Drama Anyar Real Madrid vs Arsenal soal Vinicius Junior
Selain Tunkara, gelandang muda Orian Goren menjadi nama yang paling mengejutkan sepanjang pramusim.
Dalam laga uji coba melawan Birmingham City, Goren tampil tenang menguasai lini tengah, mampu mendistribusikan bola dengan baik, serta memperlihatkan kedewasaan bermain yang melampaui usianya.
Flick secara khusus mengapresiasi kecerdasan Goren dalam membaca permainan dan menjaga tempo pertandingan. Penampilan tersebut membuatnya masuk dalam radar tim utama untuk musim 2026/2027.
Pemain ketiga yang mendapat sorotan adalah bek kanan Xavi Espart.
Espart dinilai tampil konsisten ketika mengisi sektor kanan pertahanan Barcelona. Ia mampu menjalankan tugas bertahan sekaligus aktif membantu serangan, karakter yang selama ini menjadi tuntutan bagi bek sayap dalam sistem permainan Hansi Flick.
Pelatih Barcelona bahkan menyebut kualitas Espart sudah berada pada level yang memungkinkan bersaing dengan pemain senior apabila terus menunjukkan perkembangan serupa.
Flick Kirim Sinyal La Masia Tetap Jadi Prioritas
Keputusan Flick memberi ruang besar kepada pemain akademi bukan sekadar karena banyak pemain inti belum kembali.
Pelatih asal Jerman itu menegaskan Barcelona akan terus membuka jalan bagi talenta La Masia selama mereka mampu menunjukkan kualitas yang dibutuhkan tim utama.
Flick menyebut para pemain muda telah membuktikan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi.
Performa impresif para pemain muda juga diperkirakan memengaruhi strategi Barcelona di bursa transfer musim panas.
Hingga awal Agustus, manajemen masih berburu seorang penyerang tengah baru setelah kepergian Robert Lewandowski. Namun kemunculan sejumlah talenta akademi memberi alternatif bagi Flick apabila klub kesulitan menyelesaikan transfer pemain incaran.
Di sisi lain, Barcelona juga terus dikaitkan dengan beberapa nama besar di lini depan. Salah satu target yang terus menjadi pembahasan adalah Julián Álvarez, meski negosiasi diperkirakan tidak mudah mengingat tingginya nilai transfer dan kondisi finansial klub.
Dengan jendela transfer yang masih terbuka, Barcelona diperkirakan tetap aktif mencari tambahan pemain. Namun hasil pramusim menunjukkan Flick tidak hanya bergantung pada rekrutan baru. La Masia kembali membuktikan diri sebagai sumber regenerasi utama Blaugrana dan bisa menjadi pembeda dalam persaingan musim 2026/2027.
(*)