Alhamdulillah, pelaksanaan haji tahun ini berjalan dengan luar biasa...Selama ini banyak yang menilai penyelenggaraan haji semakin baik berdasarkan pengamatan di lapangan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menyebut capaian Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) 2026 sebesar 83,28 persen dengan kategori memuaskan menjadi bukti bahwa transformasi layanan haji dirasakan oleh jamaah.

“Alhamdulillah, pelaksanaan haji tahun ini berjalan dengan luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Presiden atas terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah. Selama ini banyak yang menilai penyelenggaraan haji semakin baik berdasarkan pengamatan di lapangan,” ujar Menhaj Irfan Yusuf di Gedung BPS, Jakarta, Kamis.

Gus Irfan, sapaannya, mengatakan selama ini peningkatan kualitas penyelenggaraan haji lebih banyak dinilai secara kualitatif, kini perbaikan tersebut didukung oleh data kuantitatif melalui hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi lebih bermakna karena diraih pada tahun pertama operasional Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sebagai kementerian baru.

Dalam masa transisi sekitar tiga hingga empat bulan, Kemenhaj menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji dengan melibatkan sekitar 7.000 aparatur di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, kami mampu memberikan layanan sebaik-baiknya kepada jamaah. Ini adalah buah dari doa dan kerja keras seluruh jajaran,” ujar Menhaj Irfan.

Menhaj mengapresiasi seluruh aparatur Kemenhaj, petugas haji, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026.

Meski demikian Menhaj menegaskan hasil survei tersebut bukan menjadi akhir dari upaya perbaikan layanan. Evaluasi tetap dilakukan, terutama pada layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), serta penguatan pelaksanaan istitha'ah kesehatan.

“Hasil ini menjadi modal kami untuk terus berbenah. Tantangan kami bukan hanya mempertahankan capaian, tetapi meningkatkannya. Prinsip kami sederhana, hari ini harus lebih baik daripada kemarin,” kata Menhaj Irfan.

Ia menambahkan arahan Presiden Prabowo Subianto juga menjadi pijakan dalam pengembangan penyelenggaraan haji ke depan, yakni memastikan manfaat penyelenggaraan ibadah haji semakin dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui penguatan penggunaan produk dan bahan konsumsi asal Indonesia dalam rantai pasok haji.