TRIBUNFLORES.COM, FLORES TIMUR – Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami dua kali erupsi pada Kamis (6/8/2026) siang.
Erupsi pertama terjadi pukul 12.20 WITA dengan kolom abu mencapai 700 meter di atas puncak, disusul erupsi kedua pada pukul 14.03 WITA dengan tinggi kolom abu sekitar 300 meter.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, erupsi pertama terjadi pada pukul 12.20 WITA.
Kolom abu teramati setinggi sekitar 700 meter di atas puncak atau sekitar 2.284 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah barat dan barat laut.
Erupsi tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 11 mm dan berlangsung selama 121 detik.
Baca juga: Gunung Lewotobi di Flores Timur Lima Kali Erupsi hingga Kamis Pagi, Kolom Abu Capai 500 Meter
Selanjutnya, gunung kembali mengalami erupsi pada pukul 14.03 WITA. Pada erupsi kedua, tinggi kolom abu teramati sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 1.884 meter di atas permukaan laut. Kolom abu kembali berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat dan barat laut.
Erupsi kedua terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 14,8 mm dan durasi 132 detik.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotobi Laki-Laki mencatat kejadian erupsi, Kamis (6/8/2026) dini hari hingga siang sebanyak tujuh kali.
Baca juga: Badan Geologi Ungkap Penyebab Longsor Tebing Kawah Kelimutu Akibat Pelapukan dan Rekahan Batuan
Hingga kini, status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki .
Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). (Sumber: https://magma.esdm.go.id)