Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurrahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pendapatan pajak kendaraan bermotor (PKB) Jawa Barat mencapai Rp23 miliar hingga Rp26 miliar per hari, di tengah maraknya kendaraan listrik.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pun mengapresiasi warga yang dinilai konsisten memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan.
Dedi mengatakan, penerimaan PKB di Jawa Barat hingga kini tidak mengalami penurunan, meski penggunaan kendaraan listrik terus meningkat dan sejumlah daerah mulai menghadapi penurunan pendapatan dari sektor tersebut.
Baca juga: Program Diskon PBB Pemkot Bandung Dimanfaatkan 2.422 Wajib Pajak, Penerimaan Capai Rp307 Miliar
“Saya pada forum ini menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh warga Jabar, yang setiap hari membayar pajak kendaraan bermotor, tidak mengalami penurunan, stabil, rata-ratanya Rp23 sampai Rp26 miliar dalam setiap hari,” ujar Dedi dalam sambutannya di Rapat Paripurna bersama DPRD Jabar, Rabu (5/8/2026).
Menurut Dedi, stabilnya penerimaan PKB menunjukkan kesadaran masyarakat Jawa Barat dalam memenuhi kewajiban perpajakan tetap terjaga.
Dedi juga menilai kondisi tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi masyarakat yang masih bergerak, meski daerah menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga pendapatan.
“Di tengah orang lain mengalami penurunan karena adanya mobil listrik, tetapi di Jawa Barat setiap hari mengalami peningkatan pendapatan,” katanya.
Dedi mengatakan, peningkatan penerimaan PKB juga berkaitan dengan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah.
Baca juga: Satgas Pajak Cirebon Libatkan Penegak Hukum, Pengusaha: Pejabatnya Saja Dulu yang Tertib Bayar Pajak
kualitas infrastruktur yang semakin baik, kata dia, mendorong mobilitas masyarakat sekaligus aktivitas ekonomi, yang kemudian berpengaruh terhadap penerimaan pajak kendaraan.