Kapten Newcastle United, Bruno Guimaraes, disebut tengah menuju klub juara Liga Primer.
Perburuan Arsenal pada musim panas untuk mendapatkan kapten Newcastle United, Bruno Guimaraes, kini memasuki tahap akhir ketika gelandang asal Brasil itu bersiap menuntaskan kepindahan senilai £75 juta ke klub London Utara tersebut.
Rincian baru muncul yang mengungkap taktik negosiasi spesifik yang digunakan The Gunners selama saga transfer ini, yang kini semakin dekat menuju penyelesaian.
Menurut reporter Sky Sports untuk wilayah Timur Laut, Keith Downie, para petinggi Newcastle dibuat bingung oleh pendekatan Arsenal, terutama pada pekan-pekan awal pembicaraan.
Dasar dari transfer ini kabarnya sudah dibangun beberapa pekan lalu ketika para perantara menghubungi Newcastle untuk mengukur apa yang dibutuhkan agar gelandang bintang mereka mau dibujuk pindah ke Stadion Emirates.
Tak lama kemudian, Guimaraes memberi tahu manajemen Newcastle bahwa ia terbuka untuk bergabung dengan juara bertahan Liga Primer tersebut.
Alih-alih memanfaatkan momentum itu dengan pendekatan resmi secara langsung, Arsenal justru mundur sejenak.
Downie melaporkan: "Arsenal memperpanjang proses transfer dengan menolak menghubungi Newcastle selama berminggu-minggu — sesuatu yang dianggap Newcastle aneh."
Alih-alih membuka jalur komunikasi langsung antarruang rapat kedua klub, Arsenal disebut terus beroperasi melalui orang-orang tengah dalam periode yang cukup lama. Pendekatan ini dilaporkan membuat para pejabat Newcastle kebingungan mengenai alasan The Gunners sengaja menunda kontak formal, padahal minat sang pemain sudah lebih dulu dipastikan.
Newcastle sangat ingin mempertahankan Guimaraes dan sama sekali tidak punya keinginan untuk menjual gelandang andalan mereka, tetapi mereka berada dalam posisi yang sulit. Seandainya pemain berusia 28 tahun itu menyatakan kesediaan untuk tetap bertahan di Tyneside, The Magpies akan menolak tawaran apa pun dari Arsenal maupun peminat rival lainnya.
Namun, Guimaraes yang berusia 28 tahun tetap pada pendiriannya, memberi tahu petinggi Newcastle bahwa ia ingin pergi karena merasa bergabung dengan Arsenal memberinya peluang yang lebih baik untuk bersaing memperebutkan gelar-gelar besar.
Setelah Arsenal akhirnya memulai kontak antarklub dan memenuhi valuasi finansial Newcastle, negosiasi bergerak cepat menuju kesepakatan £75 juta yang kini hampir diratifikasi oleh Liga Primer.
Hubungan antara Guimaraes dan Newcastle tetap sepenuhnya baik-baik saja menjelang kedatangannya di London Utara.
Meski kehilangan kapten mereka merupakan pukulan besar, pemasukan £75 juta itu memberi fleksibilitas finansial bagi klub saat membangun ulang tim menjelang musim baru dan siklus olahraga baru di Tyneside.