Abdul El-Sayed Selangkah Lebih Dekat Jadi Senator Muslim Pertama AS
Khairisa Ferida August 06, 2026 01:30 PM

Liputan6.com, Washington, DC - Abdul El-Sayed (41) memenangi pemilihan pendahuluan atau pemilihan internal Partai Demokrat untuk menentukan calon senator Amerika Serikat (AS) dari Michigan. Ia menjadi kandidat sayap kiri terbaru yang meraih nominasi partai menjelang pemilu paruh waktu pada November.

Mengutip laporan The Guardian, El-Sayed, politikus progresif, mengalahkan Haley Stevens, anggota DPR AS petahana berhaluan moderat yang didukung kalangan elite Partai Demokrat. Ia selanjutnya akan menghadapi kandidat Partai Republik Mike Rogers dalam perebutan kursi Senat dari Michigan, negara bagian di kawasan Midwest yang menjadi medan persaingan ketat antara kedua partai.

Kemenangan El-Sayed diakui pada Rabu (5/8/2026) pagi, beberapa saat setelah tim kampanye Stevens mengumumkan bahwa ia telah menelepon El-Sayed untuk mengakui kekalahan.

Ia menang dengan selisih yang relatif tipis. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemilih di negara bagian yang menjadi medan pertarungan Demokrat dan Republik masih memperdebatkan arah politik Partai Demokrat.

Pemilih Michigan turut memberikan kemenangan kepada sejumlah kandidat progresif lain. Mereka menominasikan aktivis iklim William Lawrence dan anggota Democratic Socialists of America, Donavan McKinney, sebagai calon anggota DPR AS. Keduanya mendapat dukungan Senator Bernie Sanders.

Donald Trump memenangi Michigan dalam pemilu presiden 2016 dan 2024, sedangkan Joe Biden unggul di negara bagian itu pada 2020. Dua senator yang saat ini mewakili Michigan berasal dari Partai Demokrat.

Mempertahankan kursi tersebut sangat penting bagi upaya Demokrat merebut kembali kendali Senat AS tahun ini. Michigan pun menjadi salah satu negara bagian penting dalam peta persaingan pemilu presiden 2028.

El-Sayed merupakan mantan pejabat kesehatan masyarakat. Kampanyenya berfokus pada Medicare for All, program layanan kesehatan universal untuk seluruh warga.

Ia menghadapi gelontoran dana besar dari kelompok-kelompok di luar tim kampanye yang berusaha mengalahkannya. Besarnya pengeluaran tersebut kemudian menjadi salah satu isu utama dalam persaingan.

Stevens menonjolkan pengalamannya dalam tim pemerintah AS yang menangani penyelamatan industri otomotif. Ia pernah menjabat sebagai kepala staf dalam tim tersebut.

Rogers merupakan mantan anggota DPR AS dari Michigan. Ia pernah menjadi calon Partai Republik untuk kursi Senat pada 2024, tetapi kalah dari Senator Elissa Slotkin.

Apabila mengalahkan Rogers dalam pemilu November, El-Sayed dapat menjadi muslim pertama yang menjabat sebagai senator AS.

 

Melawan Kekuatan Uang

Abdul El-Sayed, politikus progresif yang memenangi pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk kursi Senat AS dari Michigan, saat berada di Majestic Theatre, Detroit, Rabu (5/8/2026). (Dok. AP Photo/Julia Demaree Nikhinson)
Abdul El-Sayed, politikus progresif yang memenangi pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk kursi Senat AS dari Michigan, saat berada di Majestic Theatre, Detroit, Rabu (5/8/2026). (Dok. AP Photo/Julia Demaree Nikhinson)

El-Sayed bukan seorang sosialis demokrat. Namun, kemenangannya terjadi di tengah rentetan kemenangan kandidat sosialis demokrat di sejumlah wilayah lain di AS.

Ia pernah menyebut dirinya sebagai seorang kapitalis yang memahami cara kerja kapitalisme dan ingin memperketat aturan terhadap praktik monopoli.

"Mereka menghabiskan uang dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengalahkan kami," kata El-Sayed dalam konferensi pers pada Rabu, merujuk pada puluhan juta dolar AS yang digelontorkan untuk menentangnya. "Namun, ternyata bagian yang paling tidak ingin ditonton orang di televisi adalah iklannya."

"Kami menghadapi sebuah mesin politik. Seharusnya mustahil mengalahkan gelontoran dana dari kelompok luar sebesar US$ 70 juta. Itu merupakan rekor pengeluaran untuk menyerang seorang kandidat Demokrat dalam pemilihan pendahuluan maupun kampanye lainnya."

"Seharusnya mustahil mengalahkannya. Namun, kami menunjukkan bahwa kekuatan orang banyak lebih besar daripada kekuatan uang mereka."

Stevens mendapat dukungan dari kalangan elite Demokrat, termasuk pemimpin minoritas Senat Chuck Schumer. El-Sayed memperoleh dukungan dari sejumlah tokoh progresif terkemuka, salah satunya Sanders.

Dalam pernyataan pada Rabu, Stevens mengatakan bahwa ia mencintai Michigan dan bangga telah mencalonkan diri untuk mengabdi kepada masyarakat.

"Saya baru saja berbicara dengan Abdul untuk menyampaikan dukungan penuh kepadanya saat kita bersama-sama berupaya mengalahkan Mike Rogers pada November," tutur Stevens.

Hingga awal musim panas, pemilihan pendahuluan itu masih diikuti tiga kandidat. Salah satunya ialah Senator Negara Bagian Michigan Mallory McMorrow, yang kemudian mengundurkan diri.

Pada Rabu dini hari, McMorrow menyatakan dukungannya kepada El-Sayed.

"Saya bangga memberikan dukungan penuh kepada Abdul saat kita bersama-sama menuju November sebagai partai yang bersatu," ujar McMorrow dalam sebuah pernyataan.

Peran pemilih kulit hitam semakin menjadi sorotan pada pekan-pekan terakhir kampanye. Kedua kandidat berusaha mendorong partisipasi warga kulit hitam melalui berbagai kegiatan di gereja dan festival.

Pemilih kulit hitam mencakup sekitar seperlima dari seluruh pemilih dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat di Michigan.

Lebih dari US$ 40 juta mengalir ke persaingan tersebut dari kelompok-kelompok luar yang mendukung Stevens atau menyerang El-Sayed.

Dana itu antara lain berasal dari kelompok yang terkait dengan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), organisasi lobi pro-Israel.

Sejumlah iklan menonjolkan hubungan Stevens dengan Barack Obama ketika ia terlibat dalam penyelamatan industri otomotif AS. Hal itu membuat sebagian pemilih menganggap Obama secara tidak langsung mendukung Stevens, meski mantan presiden AS tersebut tidak pernah secara resmi memberikan dukungan.

 

Sinyal Pergeseran di Tubuh Demokrat?

Trump menyambut kemenangan El-Sayed. Dalam unggahan di platform Truth Social, ia menyebut hasil tersebut sebagai "kabar baik" bagi Partai Republik.

Presiden AS itu kemudian menyebut El-Sayed sebagai "pecundang komunis yang membenci orang Yahudi dan Israel", meski calon Demokrat tersebut berulang kali mengecam antisemitisme atau kebencian terhadap orang Yahudi.

"Sekarang, kebijakan gila kaum Demokrat hanya akan semakin buruk!" tulis Trump.

Tidak lama setelah pukul 01.00, ketika hasil persaingan masih terlalu ketat untuk dipastikan, El-Sayed naik ke panggung di Majestic Theater, Detroit, dengan iringan lagu Changes karya Tupac Shakur.

Di hadapan ratusan pendukungnya, ia meminta mereka tetap bersabar selama proses penghitungan suara berlangsung.

El-Sayed menggambarkan persaingannya melawan Stevens sebagai bukti bahwa kampanye yang digerakkan masyarakat akar rumput mampu menghadapi gelontoran dana luar dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Kami masih berdiri," ungkap El-Sayed kepada para pendukung yang menyambutnya dengan riuh.

Menurut dia, para pemilih Michigan tidak terlalu digerakkan oleh perbedaan ideologi, tetapi lebih mengkhawatirkan kenaikan biaya sewa tempat tinggal, harga bahan makanan, dan layanan kesehatan.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, antara lain kreator konten politik Hasan Piker, calon Partai Demokrat untuk Distrik 3 Philadelphia Chris Rabb, serta calon Partai Demokrat dari Colorado Melat Kiros.

Rabb menilai kampanye El-Sayed mencerminkan perubahan yang lebih luas di tubuh Partai Demokrat. Ia menunjuk kemenangan terbaru sejumlah kandidat progresif, termasuk Zohran Mamdani di New York dan Adam Hamawy di New Jersey.

"Fenomena ini tidak hanya terjadi di kalangan elite di wilayah pesisir," kata Rabb.

"Hal ini dapat menguntungkan Demokrat apabila mereka memiliki kebijaksanaan bersama untuk membawa kita maju, bukan sekadar bergerak ke kiri atau ke kanan. Sebab, jika mereka tidak belajar dari hasil ini, kita semua yang akan menanggung akibatnya dalam bentuk kekalahan."

Lebih dari 1,2 juta warga Michigan telah memberikan suara sebelum hari pemungutan suara.

Menurut Departemen Negara Bagian Michigan, hampir 139.000 orang mencoblos secara langsung selama sembilan hari masa pemungutan suara awal. Jumlah tersebut dua kali lipat dibandingkan pemilihan pendahuluan pada 2024.

Rabb menilai tingginya partisipasi awal menunjukkan bahwa kampanye tersebut memperluas basis dukungan Partai Demokrat, bukan hanya membangkitkan semangat orang-orang yang selama ini telah memilih partai tersebut.

Menurut Rabb, para pemilih datang karena mereka percaya kepada saudara ini.

Ia mengatakan Demokrat harus melihat hasil tersebut sebagai bukti bahwa basis kami berkembang pesat hingga menjangkau orang-orang yang selama ini tidak pernah dilihat, didengar, atau dihormati.

Dalam pidatonya pada Rabu dini hari, El-Sayed berusaha meredakan ketegangan setelah pemilihan pendahuluan yang berlangsung sengit.

Dalam pidato yang disampaikan sebelum hasil akhir dipastikan, El-Sayed berusaha meredakan ketegangan. Ia meminta para pendukungnya bersatu menghadapi Rogers, siapa pun yang kemudian ditetapkan sebagai calon Demokrat.

"Besok, kita mulai memperbaiki hubungan," kata El-Sayed.

"Ada jauh lebih banyak hal yang menyatukan kita daripada yang memisahkan kita."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.