SURYA.CO.ID SURABAYA - Persebaya Surabaya menghadapi ujian terbesar pada final Piala Presiden 2026 saat bertemu Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026) malam.
Meski lawan datang dengan skuad mewah dan status favorit, Bajol Ijo menegaskan siap bertarung demi membawa pulang trofi juara.
Atmosfer partai puncak dipastikan berlangsung panas karena mempertemukan dua tim terbaik sepanjang turnamen pramusim. Persebaya melangkah ke final setelah menyingkirkan Arema FC 1-0, sedangkan Persib memastikan tiket usai mengalahkan Persija Jakarta 2-1.
Bagi Persib, laga ini menjadi peluang mengulang sukses menjuarai Piala Presiden 2015, sementara Persebaya bertekad mengakhiri penantian sejak terakhir tampil di final pada 2019.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares tidak menampik kualitas yang dimiliki Persib Bandung. Menurut pelatih asal Portugal itu,
Maung Bandung menjadi salah satu tim dengan komposisi pemain paling lengkap di Indonesia, terlebih setelah aktif memperkuat skuad pada bursa transfer musim ini.
Baca juga: Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persib Bandung, Bajol Ijo Tatap Trofi Juara
Dominasi Persib dalam tiga musim terakhir juga dinilai menjadi gambaran kekuatan tim asuhan Bojan Hodak yang kini ditangani Igor Tolić pada ajang Piala Presiden 2026.
"Jika menganalisis bursa transfer, kita bisa membuat tiga tim dalam skuad Persib. Anda bisa menurunkan satu tim sekarang dan tim lain di pertandingan lain. Persaingan pasti akan ketat," kata Bernardo Tavares.
Menurutnya, kedalaman skuad membuat Persib mampu menjaga kualitas permainan meski harus menjalani jadwal padat. Rotasi pemain dapat dilakukan tanpa mengurangi kekuatan tim.
Situasi tersebut berbeda dengan Persebaya yang masih memiliki keterbatasan komposisi pemain.
"Kami tidak memiliki situasi seperti itu. Saat ini kami memiliki skuad yang kecil. Kami memiliki beberapa pemain muda dari akademi yang bersama kami," tambahnya.
Selain memiliki skuad yang lebih ramping, Persebaya juga belum tampil dengan kekuatan terbaik. Koko Ari dan Rachmat Irianto masih menjalani proses pemulihan cedera, sementara striker asing Alex Martins juga belum dapat dimainkan karena masih dalam tahap pemulihan.
Baca juga: Persebaya ke Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Ungkap Kunci Kalahkan Arema
Bernardo turut menyoroti keuntungan yang dimiliki Persib dari sisi waktu pemulihan setelah lebih dulu memainkan laga semifinal.
"Tetapi kami akan bermain dengan 11 pemain. Dan kami akan mencoba melakukan yang terbaik," kata Bernardo Tavares.
Pelatih berusia 46 tahun itu juga mengakui kondisi fisik pemainnya terkuras akibat jadwal pertandingan yang padat.
"Pemain kami sangat lelah, tetapi mereka menunjukkan karakter sebagai pejuang. Mencetak gol lebih dulu sangat penting. Saya sangat senang dengan kerja keras seluruh tim," katanya seusai laga semifinal kontra Arema.
Di kubu Persib, asisten pelatih Igor Tolić juga mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran pemain di tengah padatnya agenda kompetisi.
"Ini adalah musim tersulit dalam sejarah Persib. Ada Piala Presiden, agenda tim nasional, kualifikasi Liga Champions Asia, Shopee Cup, Piala Liga, dan kompetisi liga," jelasnya.
"Dalam peraturan FIFA ada kewajiban istirahat minimal 72 jam antara pertandingan. Wajib, untuk melindungi kesejahteraan fisik dan mental para pemain di seluruh dunia," tambahnya.
Meski mengakui keunggulan lawan di atas kertas, Bernardo memastikan Persebaya tidak datang ke final hanya untuk bertahan. Tim pelatih telah mempelajari permainan Persib secara mendalam demi menemukan celah yang bisa dimanfaatkan sepanjang pertandingan.
"Saya percaya para pemain saya akan memberikan segalanya untuk mencoba yang terbaik, bisa memainkan pertandingan yang bagus," pungkas Bernardo Tavares.
Optimisme juga disampaikan gelandang Persebaya, Rachmat Irianto. Menghadapi mantan klubnya menjadi motivasi tersendiri untuk membawa Bajol Ijo meraih gelar juara.
"Partai final besok apa kata pelatih, kami akan memanfaatkan apa yang perlu kami manfaatkan," kata Rian.
Ia mengakui Persib layak menyandang status favorit berkat konsistensi dalam tiga musim terakhir. Namun, hal itu tidak membuat Persebaya kehilangan kepercayaan diri.
"Memang Persib tim favorite 3 tahun ke belakang mereka punya tim yang bagus, pemain yang bagus. Tapi kami akan manfaatkan celah-celah yang perlu kami manfaatkan," pungkasnya.
Catatan pertemuan kedua tim juga menunjukkan persaingan yang relatif seimbang. Dalam delapan pertemuan terakhir di kompetisi liga, Persib unggul tipis, namun Persebaya sempat mencatat kemenangan meyakinkan 4-1 pada 2025.
Absennya Alex Martins di kubu Persebaya serta terbatasnya opsi pemain Persib akibat agenda tim nasional diperkirakan ikut memengaruhi jalannya pertandingan. Persebaya kemungkinan mengandalkan Miguel Pereira sebagai ujung tombak, sedangkan Persib berpeluang menurunkan Mariano Peralta sejak menit pertama.
Final Piala Presiden 2026 diprediksi berlangsung dalam tensi tinggi. Selain mempertaruhkan gengsi dua klub besar Indonesia, pertandingan juga menjadi kesempatan Persebaya menciptakan sejarah baru, sementara Persib berupaya mengulang kejayaan yang terakhir diraih pada edisi 2015.
Prediksi Susunan Pemain
Persib Bandung (4-3-3)
Kiper: Teja Paku Alam
Bek: Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Ikhwan Tanamal
Gelandang: Luciano Guaycochea, Adam Alis, Gakuto Notsuda
Penyerang: Uilliam Barros, Mariano Peralta, Balša Sekulić
Pelatih: Igor Tolić
Persebaya Surabaya (4-2-3-1)
Kiper: Ernando Ari
Bek: Arief Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, Jefferson
Gelandang: Gledson Paixão, Toni Firmansyah
Lini serang: Francisco Rivera, Malik Risaldi, Miguel Pereira
Striker: Yann Mabella
Pelatih: Bernardo Tavares