TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kecelakaan di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana kembali sebabkan tiga orang luka berat atau patah tulang dan satu orang luka ringan, Kamis 6 Agustus 2026.
Adalah kecelakaan yang melibatkan truk dengan dua sepeda motor. Penyebab kecelakaan adalah karena truk bermuatan genting gagal menanjak dan kemudian sebabkan pengendara di belakangnya terjatuh.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi pada Kilometer 78-79 di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk tepatnya di depan Anjungan Cerdas Rambut Siwi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana sekitar pukul 08.45 WITA.
Baca juga: Kepulan Asap Terlihat Dari Rumah Sumerta di Jembrana Bali, Kebakaran Hanguskan Perabot & Uang Tunai
Kecelakaan melibatkan Truk Hino bermuatan genteng bernomor polisi DR 8641 A, sepeda motor Honda Scoopy DK 2785 EV serta sepeda motor Yamaha Filano P 4208 QBQ.
Bermula dari truk Hino yang dikemudian Ferdian Trisno (44) asal Sidoarjo, Jawa Timur bergerak dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.
Setibanya di TKP yang merupakan jalan menanjak, truk bermuatan genteng tersebut justru gagal menanjak dan bergerak mundur.
Di saat bersamaan, datang sepeda motor matik yang dikemudikan Made Wiriana (53) dan sepeda motor lainnya yang dikemudikan Riyan (26) menabrak bagian belakang truk. Sebab, truk sedang berjalan mundur karena gagal nanjak.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun, Mobil Taruna Terguling Usai Disundul Dua Pikap di By Pass IB Mantra Bali
Akibat kejadian tersebut, pengendara Scoopy menderita patah tulang tangan kiri dan luka lecet pada punggung kaki, dan penumpang motor Scoopy juga menderita patah tulang tangan kiri. Keduanya dirujuk ke RSU Negara untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara pengendara motor Yamaha Filano menderita luka robek pada kaki kiri dan sudah mendapatkan penanganan di Puskesmas II Mendoyo.
Sementara penumpangnya, Bella Silviantika (23) menderita patah tulang tangan kiri dan sudah mendapatkan penanganan di Puskesmas II Mendoyo.
"Kecelakaan karena truk gagal nanjak. Ada tiga orang warga yang menderita luka berat yakni patah tulang," ungkap Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika saat dikonfirmasi, Kamis 6 Agustus 2026.
Kompol Sartika menyebutkan, selain sebabkan korban luka serius, juga sebabkan kerusakan pada tiga kendaraan yang terlibat.
Truk mengalami kerusakan pada lampu belakang, dan sepeda motor Honda Scoopy mengalami spion kiri pecah dan tutup knalpot terlepas.
Sementara kedua spion Yamaha Filano terlepas dan bagian kepala ringsek.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar memperhatikan kondisi lalulintas. Dan terpenting soal muatan kendaraan, truk yang gagal nanjak diduga karena beban muatan yang terlalu berat," tandasnya. (*)