Ditemukan Cairan Pembersih Lantai dan Air Mineral Kekuningan di Mobil Korban Tewas di Pantai Purnama
Putu Kartika Viktriani August 06, 2026 02:23 PM

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Penyebab kematian I Kadek DW (35), pria asal Pemogan, Denpasar Selatan Bali yang ditemukan tak bernyawa di celah bebatuan pemecah ombak Pantai Purnama, Sukawati, Gianyar, Bali masih belum diketahui secara pasti.

Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, Kamis 6 Agustus 2026 membenarkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

"Penyebab kematian masih dalam penyelidikan," ujarnya singkat via pesan WhatsApp.

Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, sebelum ditemukan meninggal dunia korban sempat berselisih paham dengan istrinya pada Senin 3 Agustus 2026.

Setelah pertengkaran itu, korban pergi meninggalkan rumah tanpa memberi kabar.

 

Pada Selasa 4 Agustus 2026 sekitar pukul 18.00 Wita, korban kembali menghubungi istrinya melalui WhatsApp.

Dalam percakapan tersebut, korban mengaku berada di Pantai Purnama dan mengirimkan foto dua botol Frostex, cairan pembersih lantai.

Baca juga: KRONOLOGI Pria Bertubuh Gempal Ditemukan Tak Bernyawa di Bebatuan Pantai Purnama Gianyar Bali

Sang istri berusaha membujuk korban agar pulang dan tidak memperbesar masalah.

Komunikasi keduanya masih berlanjut hingga Rabu dini hari.

Dalam pesan terakhirnya, korban menulis, "Q Pergi (aku pergi)" dan "tlng bwa aq k rs (tolong bawa aku ke rumah sakit)".

Merasa ada sesuatu yang tidak beres, sang istri meminta bantuan rekannya, untuk mengecek keberadaan korban di Pantai Purnama.

Sekitar pukul 01.00 Wita, dua rekannya mendatangi lokasi.

Mereka menemukan mobil Daihatsu Xenia putih bernomor polisi DK 1008 ACR milik korban terparkir menghadap ke selatan.

Saat diperiksa, di dalam mobil ditemukan dua botol Frostex, salah satunya sudah terbuka, serta sebotol air mineral dengan cairan yang telah berubah warna menjadi kekuningan.

Korban tidak ditemukan di sekitar area parkir meski telah dilakukan pencarian hingga pukul 02.00 Wita.

Pencarian kembali dilakukan sekitar pukul 10.00 Wita oleh istri korban bersama warga.

Mereka menemukan sandal dan tas pinggang milik korban di area jogging track Pantai Purnama, sekitar 20 meter dari lokasi kendaraan terparkir.

Pencarian kemudian dilanjutkan hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, tersangkut di celah batu penahan ombak.

Korban ditemukan dalam posisi telentang mengenakan kaus hitam dan celana pendek hitam, dengan kepala menghadap ke selatan dan kedua kaki terjepit batu.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Sukawati sekitar pukul 11.32 Wita.

Personel kepolisian bersama Tim Inafis Polres Gianyar langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit Daihatsu Xenia putih, dua botol Frostex, satu botol air mineral yang berisi cairan kekuningan, serta tas pinggang dan sandal milik korban.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.