Menteri Wihaji Pantau SPPG di Pangkalpinang, Diminta Presiden Jangan Banyak Diskusi Tapi ke Lapangan
Ardhina Trisila Sakti August 06, 2026 02:24 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wihaji mengunjungi SPPG Lontong Pancur, Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Kamis (6/8/2026).

Wihaji didampingi Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Hidayat Arsani, Kepala Perwakilan BKKBN Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa dan unsur Forkopimda lainnya.

Ia mengecek Unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah Badan Gizi Nasional yang berfokus mendistribusikan paket MBG khusus untuk kelompok 3 B, yakni Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui) dan Balita.

"Hari ini saya kunjungan hari kedua ke Provinsi Bangka Belitung sesuai dengan kewenangan kami di Pepres 115 pasal 47 berkenaan dengan MBG khusus 3 B. Perlu saya informasikan per hari ini sudah ada 9,6 juta lebih penerima manfaat dari MBG 3 B. Di antara 9,6 juta itu ada 33.852 penerima manfaat, ibu hamil, ibu menyesuai dan balita yang ada di Provinsi Bangka Belitung," kata Wihaji kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

Dia menambahkan, untuk SPPG yang berada di Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang telah memberikan MBG khusus 3 B.

"Karena itu kita pastikan dari 33.852 kita lihat salah satu titik yang ada di Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, bahwa di SPPG ini sudah memberikan MBG khusus 3 B," katanya.

Ia menjelaskan, tujuan datang ke SPPG untuk melihat langsung kondisi dan persoalan yang ada di daerah.

"Saya tanya jumlahnya 498, kenapa saya cek karena inilah yang diminta Bapak Presiden jangan banyak diskusi, lokakarya, turun ke lapangan cek kalau ada masalah segera selesaikan. Tepat tidak penerima manfaatnya seperti apa, kemudian asupan gizi seperti apa," lanjutnya.

Dia mengatakan, SPPG yang berada di Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang standarnya sudah bagus dan dia harapkan dapat terus dipertahankan.

"Setelah cek, kalau ini. Standarnya bagus, saya keliling standarnya bagus, protapnya dilaksanakan. Saya mengecek penerima manfaat, 3B, bumil, busui dan balita di setiap SPPG semuanya wajib untuk MBG khusus 3 B," katanya.

Ia menjelaskan sesuai yang telah diterimanya di Provinsi Babel dari 107 SPPG yang beroperasi, ada 94 yang mendistribusikan MBG 3.

"Maka saya minta nanti, yang belum mendistribusikan 3 B segera koordinasi dengan kepala perwakilan kami, agar nanti siapapun yang 3 B untuk mendapatkan MBG 3 B," ujarnya.

Ia mengatakan, semangat utama program tersebut untuk menurunkan prevalensi stunting. Sekaligus memastikan generasi masa depan memperoleh haknya untuk mendapatkan asupan gizi yang baik dan seimbang.

"Saya akan ulang ini satu satunya khusus MBG 3 B, kalau anak sekolah sudah banyak sudah 77 negara. Tetapi khusus 3 B ini, di dunia hanya satu di Indonesia karena itu kita pastikan di semua wilayah di Indonesia berjalan dengan baik," katanya

Dia juga ingin memastikan sejumlah SPPG 3 B di Babel dapat berjalan dengan baik. Jangan hanya bagus ketika dirinya datang ke lokasi.

"Alhamdulilah di Bangka Belitung yang saya lihat sekarang bagus. Semoga bukan karena saya datang kemudian bagus, tetapi memang ini bagus," kata Wihaji sembari melihat ke arah gedung SPPG Pangkalbalam.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.