Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar, Jawa Timur, memfokuskan pengerjaan enam proyek strategis daerah pada tahun anggaran 2026.
Enam proyek infrastruktur prioritas tersebut mencakup pembangunan lima ruas jalan utama dan satu unit jembatan yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Kepala DPUPR Kabupaten Blitar, Agus Zaenal, mengungkapkan bahwa dari lima ruas jalan yang dibangun, empat di antaranya merupakan jalur tambang yang memerlukan daya tahan ekstra.
Oleh sebab itu, seluruh konstruksi jalan akan dibangun menggunakan perkerasan cor beton.
Baca juga: Api Kompor Menyambar Bensin Eceran, Warung dan Rumah di Blitar Hangus Terbakar, 1 Keluarga Luka-Luka
"Empat dari lima ruas jalan yang dibangun tahun ini merupakan jalur tambang. Itu masuk prioritas tahun ini dan semua konstruksi bangunan menggunakan beton," terang Agus Zaenal, Kamis (6/8/2026).
Adapun lima lokasi jalan yang digarap meliputi ruas Candirejo-Sidorejo (Rp6,5 miliar), Candisewu-Penataran (Rp3 miliar), Kedawung-Sumberasri, Pandanarum-Wonotirto, serta Karangrejo-Sumberagung.
Khusus ruas Karangrejo-Sumberagung, lokasi ini sempat viral usai warga menggelar aksi protes lantaran jalan rusak parah tak kunjung diperbaiki hingga ditanami pohon pisang.
Agus memastikan lokasi tersebut mendapat porsi anggaran terbesar tahun ini.
"Iya, ruas jalan di Karangrejo sempat ada aksi protes warga. Sebenarnya pembangunan jalan itu memang sudah masuk prioritas tahun ini dengan alokasi paling besar mencapai Rp7,5 miliar," jelasnya.
Selain lima ruas jalan, DPUPR Blitar juga mengeksekusi pembangunan jembatan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, dengan alokasi anggaran mencapai Rp6,4 miliar.
Mengenai mekanisme pengadaan, DPUPR memanfaatkan sistem e-katalog agar proses penunjukkan rekanan berjalan transparan dan cepat. Pengumuman pemenang lelang dijadwalkan rampung pekan ini.
Pekerjaan fisik di lapangan diproyeksikan mulai berjalan pada pertengahan Agustus 2026 dan seluruh proyek strategis tersebut ditargetkan tuntas total pada November 2026.