SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Warga Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung swadaya menambal jalan raya akses menuju Pantai Sine, Kamis (6/8/2026) pagi.
Sikap ini diambil warga karena menilai Pemkab Tulungagung tidak kunjung memperbaiki jalan akses wisata ini.
Padahal salah satu jalan sirip Jalur Lintas Selatan (JLS) ini sudah mengalami kerusakan lebih dari 2 tahun.
“Warga melakukan penambalan jalan yang rusak."
"Fokusnya pada titik yang lubangnya sangat dalam,” ujar salah satu warga, Yoni Siswanto, kepada SURYAMALANG.COM.
Jalur lama ke Pantai Sine ini mulai rusak sejak dimulainya proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Brumbun- Pantai Sine.
Jalan milik Pemkab Tulungagung ini menjadi akses kendaraan proyek setiap hari.
Baca juga: Pemkab Tulungagung Menyalurkan 452 Bantuan Sosial Paket Bedah Rumah Untuk Warga Miskin
Sebenarnya kelas jalan tidak sesuai dengan berat kendaraan proyek, namun jalan ini akses satu-satunya.
Pada akhirnya jalan rusak parah dan sering membuat wisatawan maupun warga setempat jatuh karena menabrak lubang di jalan.
“Setiap Minggu pasti ada warga atau wisatawan yang jatuh,” ungkap Yoni.
Pemkab Tulungagung pernah berencana membangun jalan ini di tahun 2026, namun tidak jadi.
Hasil audiensi warga dengan Pemkab Tulungagung, pembangunan akan dilakukan di awal 2027.
Sebelum pembangunan, warga minta proses pemeliharaan jalan untuk menutup lubang-lubang yang membahayakan.
“Kami tunggu supaya lubang-lubangnya ditutup, tapi tidak kunjung ada realisasi. Akhirnya kami tutup sendiri,” ucapnya.
Jalan yang diperbaiki warga panjangnya sekitar 4 km, dari Wonosari sampai ke JLS Pantai Sine.
Warga patungan mengumpulkan anggaran Rp 20 juta untuk tambal sulam jalan ini.
Anggaran itu diwujudkan dengan adonan beton sebanyak 5 truk molen.
Baca juga: Keracunan MBG di Tulungagung, Hanya 69 SPPG yang Punya SLHS, 30 SPPG dalam Proses Pengajuan