Postingan Terakhir Korban Mutilasi di Depok, Sempat Rayakan Ultah Istri, Punya 2 Anak Masih SD
Listusista Anggeng Rasmi August 06, 2026 05:54 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menewaskan Kunaefi (51) di Depok terus mengungkap fakta baru dari hasil penyelidikan kepolisian.

Korban diketahui merupakan warga Bojong, Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Selain itu, Kunaefi disebut telah berkeluarga dan memiliki seorang istri serta dua orang anak.

Polisi mengungkap korban tewas setelah ditusuk sebelum jasadnya dimutilasi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Belimbing, Cipayung Jaya, Depok.

Setelah kejadian tersebut, tubuh korban dimasukkan ke dalam karung dan dibuang di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas.

Jasad Kunaefi akhirnya ditemukan warga pada Selasa (4/8/2026), yang kemudian memicu penyelidikan intensif.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku Saepul (26) mengaku mengenal korban melalui media sosial sebelum keduanya bertemu secara langsung.

Sebelum peristiwa itu terjadi, Saepul diketahui tinggal di kontrakan bersama seorang pria bernama Jeje.

 Saat diperiksa penyidik, Saepul menjelaskan alasan awal dirinya menerima kedatangan korban ke kontrakan tersebut.

"Karena tadinya kan dia main ke rumah kan aku kira aku butuh teman buat ngobrol aja karena teman kontrakan ku gak ada juga karena terakhir dia ngontrak di situ gak lanjut," kata Saepul.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Berawal dari Chat di Medsos hingga Korban Dimutilasi di Kontrakan

MUTILASI DEPOK - Karung yang sempat dikira sampah ternyata menyimpan jasad manusia. Warga baru mengetahui isinya setelah karung tersebut dibakar di area tanah lapang Jalan Raya Kav, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat pada Selasa (4/8/2026). (Warta Kota/Rifqi Ibnumasy | iStockphoto)

Pelaku juga mengklaim bahwa korban sempat melakukan tindakan yang tidak diinginkannya hingga memicu pertengkaran. 

"Tadinya cuma butuh teman, dia pegang-pegang saya, terus aya berontak, terus dia nampar saya, saya dorong. Saya mau teriak, saya didorong dari tangga sama dia," katanya.

Keterangan tersebut masih didalami penyidik untuk memastikan kronologi dan motif sebenarnya dalam kasus pembunuhan serta mutilasi yang menggegerkan warga Depok tersebut.

Korban Ditusuk

Lalu Saepul ke dapur mengambil pisau.

"Saya turun ke bawah sudah terlanjur ke bawah saya ambil pisau, saya tusuk bagian sini (pinggang). Dia berontak lagi, nendang saya, saya makin emosi," katanya.

Dalam kondisi Kunaefi menahan sakit di perut, Saepul memegang kepala lalu menghujang pisau ke leher.

"Terus saya pegang aja kepalanya, tangan dia kan udah gak bisa, megang perut, langsung (gorok)," katanya.

Saepul mengaku memotong kaki Kunaefi karena kesulitan membawa jasadnya keluar dari kontrakan.

"Karena susah bawanya, di situ kan ramai orang, dan perumahan juga," katanya.

MUTILASI DI DEPOK - Kunaefi korban mutlasi (KIRI). Saepul pelaku mutilasi (KANAN). Postingan Terakhir Kunaefi Korban Mutilasi di Depok, Rayakan Ulang Tahun Istri, Sering Main ke Kamar Lelaki
MUTILASI DI DEPOK - Kunaefi korban mutlasi (KIRI). Saepul pelaku mutilasi (KANAN). Postingan Terakhir Kunaefi Korban Mutilasi di Depok, Rayakan Ulang Tahun Istri, Sering Main ke Kamar Lelaki ((Ist)/TikTok/TikTok Kunaefi/Saepul)

Baca juga: Kasus Mutilasi Gegerkan Depok, Pelaku Berinisial SA Akhirnya Dibekuk, Polisi Bongkar Fakta Baru

Sosok Kunaefi

Kunaefi berusia 51 tahun.

Dia memiliki seorang istri berinisial N, dan dua anak.

Mereka masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Mereka tinggal di Griya Putra Mandiri, Cipayung Jaya, Depok.

Dulu Kunaefi pernah bekerja di Palu, Sulawesi Tengah.

Namun kini belum jelas pekerjaan Kunaefi.

Kata Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra mengatakan istri Kunaefi sempat datang ke kantor polisi pada 25 Juli 2026.

"Keluarga pernah melaporkan kehilangan orang suaminya di Polres Depok," katanya.

Dalam laporan, N mengatakan bahwa Kunaefi tak ada kabar selama dua hari.

"Keterangan ibu Nani dua hari sebelum laporan karena gak pulang, langsung membuat laporan kehilangan orang," katanya.

Lalu Selasa, warga menemukan jenazah Kunaefi.

Dilihat dari akun TikTok Kunaefi, ia terakhir memposting komentar soal MBG.

"Doakan Indonesia makmur, biar kualitas MBG nya makin bagus, positive vibes yuk gaes. Jangan saling hujat, bagaimanapun kita tinggal di negara tercinta ini," tulisnya.

Ia juga sempat memposting foto pernikahan dengan sang istri.

"Alhamdulillah, selama ulang tahun," tulisnya.

Ketua RT di Cipayung, Arif mengatakan Kunaefi terlihat sering datang ke kontrakan Saepul.

"Saya tahunya tadi pas ditunjukkan fotonya sama Pak Albert dari Resmob. Saya lihat fotonya, saya bilang, 'Pak itu yang di belakang korbannya?' Iya betul. Pak RT kenal? Bukannya kenal, saya tahu postur badannya yang namanya saya beberapa kali ketemu," katanya.

(Tribunnewsmaker.com/ TribunnewsBogor/ Sanjaya Ardhi)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.