KOBA, BABEL NEWS - Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman memastikan, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Bangka Tengah tidak lagi menerima subsidi dari keuangan pemerintah daerah. Hal tersebut dipastikan usai adanya catatan tren kinerja positif dari BUMD itu dalam beberapa waktu terakhir.
Algafry Rahman mengatakan, prestasi ini menjadi bukti dari akselerasi maupun perbaikan mengenai tata kelola BUMD menuju ke arah yang lebih profesional. "Kami sangat mengapresiasi kinerja Perumdam Tirta Bangka Tengah yang kini sudah mampu mandiri tanpa subsidi Pemda. Ini adalah bukti nyata perbaikan tata kelola BUMD yang makin sehat dan profesional," ujar Algafry Rahman dalam keterangan yang diterima Bangkapos.com, Kamis (6/8).
Pihaknya akan terus memberikan dukungan penuh dalam pengembangan layanan Perumdam Tirta Bangka Tengah ke pada masyarakat. Berbekal capaian itu, dirinya berharap supaya perluasan akses air bersih bagi warga yang belum terjangkau bisa dipercepat.
"Tetap jaga konsistensi yang sudah dibangun ini, jangan lupa pentingnya kualitas air dan daya tanggap layanan terhadap keluhan masyarakat, terutama saat musim kemarau ini," tambahnya.
Direktur Perumdam Tirta Bangka Tengah, Achmad Barliansya memastikan pihaknya telah menyiapkan sejumlah rencana strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satunya yakni digitalisasi pembacaan water meter ataupun akutansi, pengambilan pengelolaan SPAM Pangkalanbaru, serta perluasan jaringan.
"Lalu yang ketiga kita ingin juga perluasan jaringan ke Penyak dan Simpang Katis. Untuk saat ini, Perumdam baru mengelola di tiga wilayah kecamatan, yakni Koba, Simpang Katis dan Namang," jelasnya. (*/w4)