Mengapa Jose Mourinho mengancam menggagalkan impian transfer Vinicius Junior milik Arsenal setelah sikap bos Real Madrid soal penjualan terungkap
Agus Firmansyah August 07, 2026 03:23 AM

Jose Mourinho mengambil sikap tegas untuk menggagalkan upaya Arsenal merekrut bintang Real Madrid, Vinicius Junior, setelah kembali menempati kursi pelatih di Santiago Bernabeu. Juara Liga Primer Inggris itu memang sangat ingin membawa penyerang asal Brasil tersebut ke London utara, tetapi pelatih legendaris asal Portugal itu dikabarkan sudah menyampaikan posisi yang sangat jelas mengenai masa depan sang pemain.

Mourinho bersikap tegas menolak pendekatan The Gunners.

Mourinho telah memberi tahu petinggi Real Madrid bahwa Vinicius Junior tidak dijual, meski spekulasi terus mengaitkan pemain sayap itu dengan Arsenal. Menurut The Telegraph, pelatih asal Portugal tersebut ingin mempertahankan kerangka utama skuadnya, dengan Vinicius dipandang sebagai figur kunci bersama Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. Arsenal dipahami sedang menjajaki langkah ambisius untuk mendatangkan pemain internasional Brasil itu. Namun, Mourinho disebut telah menginstruksikan klub agar tidak melepas para pemain terpentingnya karena ia ingin membangun stabilitas.

Arteta menyerukan ambisi yang lebih besar.

Pengejaran Arsenal terhadap Vinicius mencerminkan keinginan Mikel Arteta untuk menjalani musim panas yang lebih ambisius di bursa transfer setelah kekalahan di final Liga Champions musim lalu. Berbicara setelah kekalahan dari Paris Saint-Germain pada bulan Mei, Arteta mengatakan: "Ini akan menuntut kami untuk menjadi sangat, sangat ambisius, sangat cepat, dan sangat cerdas."

Namun sejauh ini, aktivitas transfer Arsenal masih belum memenuhi ambisi tinggi tersebut. Mereka telah merekrut Christos Tzolis dari Club Brugge dengan nilai £34 juta dan mendatangkan kiper Illan Meslier dengan status bebas transfer, tetapi gagal mendapatkan Morgan Rogers setelah Chelsea memenangi persaingan untuk merekrutnya. Ketertarikan kepada Vinicius menegaskan niat besar klub, meski menyelesaikan transfer seperti itu akan sangat sulit.

Kebuntuan kontrak dan hubungan pribadi memicu spekulasi transfer.

Ketidakpastian seputar Vinicius berawal dari situasi kontraknya saat ini, dengan masa baktinya akan berakhir pada Juni tahun depan. Negosiasi perpanjangan kontrak telah mandek, terutama karena tuntutan finansial sang pemain. Dilaporkan bahwa Vinicius meminta gaji yang mendekati milik Mbappe, sebuah permintaan yang bisa mengganggu struktur upah di Santiago Bernabeu. Meski begitu, pelatih asal Portugal itu tetap ingin pemain Brasil tersebut bertahan di Madrid, terlepas dari tanda tanya mengenai hubungan mereka setelah perselisihan Gianluca Prestianni pada musim lalu.

Real Madrid dan Arsenal kini menghadapi keputusan penting.

Real Madrid harus menentukan cara menangani situasi kontrak Vinicius dalam beberapa bulan ke depan agar terhindar dari ketidakpastian ketika seorang pemain memasuki fase akhir kontraknya. Keinginan Mourinho untuk mempertahankan sang penyerang kemungkinan besar akan memengaruhi pembahasan tersebut. Di sisi lain, Arsenal diperkirakan akan terus mencari tambahan kekuatan di lini serang sambil juga berfokus pada penjualan pemain. Walaupun minat mereka terhadap Vinicius menunjukkan ambisi besar, sikap Mourinho dan tuntutan finansial yang terlibat membuat langkah apa pun menjadi sangat sulit diwujudkan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.