Lawan Brasil atau FIFA ASEAN Cup? Timnas India Dihadapkan pada Pilihan Sulit
Muhammad Nursina Rasyidin August 07, 2026 03:56 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Keikutsertaan Timnas India di FIFA ASEAN Cup 2026 masih menjadi tanda tanya setelah Federasi Sepak Bola India (AIFF) dikabarkan belum mengambil keputusan final.

Penyebabnya, jadwal turnamen bentrok dengan laga uji coba melawan Brasil yang dinilai sebagai agenda besar bagi sepak bola India.

India sebenarnya tergabung di Grup A bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura pada turnamen yang berlangsung 24 September hingga 3 Oktober 2026. Namun, benturan jadwal membuat AIFF harus menentukan prioritas.

Menurut laporan KhelNow, AIFF tengah mempertimbangkan berbagai opsi menjelang batas akhir pendaftaran FIFA ASEAN Cup. 

Salah satunya adalah kemungkinan tidak mengirim tim utama atau bahkan mundur dari turnamen demi menggelar laga persahabatan melawan Brasil.

Hal itu dikarenakan timnas India berencana menggelar laga persahabatan menghadapi juara dunia lima kali Brasil pada 3 Oktober 2026 di Stadion Vivekananda Yuva Bharati Krirangan (VYBK), Kolkata.

Pertandingan tersebut akan menjadi kunjungan pertama Brasil ke India dan disebut sebagai salah satu agenda paling bergengsi sekaligus paling mahal yang pernah diselenggarakan AIFF.

"Beberapa pihak terkait percaya bahwa pertandingan persahabatan melawan Brasil dapat menjadi poin penting dalam kampanye Kalyan Chaubey menjelang pemilihan Presiden AIFF berikutnya, jika pertandingan tersebut tetap berlangsung sesuai rencana," bunyi laporan KhelNow dari sumber yang mereka dapatkan, Kamis (6/8/2026).

Namun, rencana tersebut menuai kritik dari legenda sepak bola India, Bhaichung Bhutia.

Menurutnya, mengikuti FIFA ASEAN Cup jauh lebih penting bagi perkembangan tim nasional dibanding hanya memainkan satu laga persahabatan melawan Brasil.

"Saya sangat bersikeras agar tim utama harus ikut serta dalam Piala ASEAN FIFA," ucap Bhaichung kepada media tersebut.

"Ini adalah kompetisi yang jauh lebih baik daripada Kejuaraan SAFF. Secara finansial, Anda juga mendapatkan biaya partisipasi dan, jika Anda berprestasi, ada hadiah uang untuk dimenangkan."

"Lebih penting lagi, ini sangat bagus untuk pengembangan tim. Tiga atau empat pertandingan kompetitif jauh lebih bermanfaat bagi para pemain. Ini adalah turnamen yang bagus untuk dimainkan," jelasnya.

Bhutia meyakini turnamen tersebut dapat memberikan pengalaman internasional yang berharga bagi para pemain muda India dan membantu mereka untuk berkompetisi di masa mendatang.

"Brasil adalah Brasil, dan memang menyenangkan bermain melawan mereka," ungkapnya.

"Tapi waktunya tidak tepat. Anda hanya memainkan satu pertandingan. Apa yang akan Anda peroleh dari itu dalam hal pengembangan jangka panjang tim nasional?," tanyanya.

Di tengah perdebatan tersebut, Komite Eksekutif AIFF menggelar rapat di New Delhi. 

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden AIFF, Shri Kalyan Chaubey, dan dihadiri oleh jajaran pengurus AIFF lainnya.

Salah satu opsi yang dibahas adalah tetap mengikuti kedua agenda dengan menurunkan dua skuad berbeda.

Namun, KhelNow melaporkan FIFA tidak menyetujui usulan AIFF untuk menurunkan dua skuad berbeda.

Karena itu, federasi kini disebut harus menentukan salah satu agenda sebelum batas akhir pendaftaran FIFA ASEAN Cup, dengan keputusan resmi diperkirakan diumumkan dalam waktu dekat.

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.