TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Tragedi menyedihkan menimpa Nikolas Desnal (10), seorang siswa kelas V Sekolah Dasar (SD) asal Desa Batuparigi, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.
Bocah tersebut ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Budong-budong pada Selasa (4/8/2026) saat bermain bersama sahabat-sahabatnya di aliran sungai tersebut.
Kehilangan mendadak ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.
Baca juga: Kronologi Bocah SD Tenggelam di Sungai Budong-Budong Mamuju Tengah, Sempat Muncul Sebelum Hilang
Baca juga: KRONOLOGI Kapal Ikan Asal Selayar Tenggelam di Perairan Polman 5 Awak Selamat Dipulangkan Hari Ini
Supri, paman korban yang juga merupakan pegawai di Kantor Kementerian Agama Mamuju Tengah, menceritakan kenangan terakhirnya bersama sang keponakan.
Ia mengungkapkan bahwa Desnal merupakan anak dari saudara kandungnya.
"Desnal cukup manja dengan saya. Kadang kalau libur, saya bawa ke kantor atau kadang dia menemani saya ke kebun. Dia sangat dekat dengan saya," kenang Supri dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumah duka, Desa Batuparigi, Kecamatan Tobadak, Jumat (7/8/2026).
Bagi keluarga, Desnal dikenal sebagai sosok anak yang periang dan penurut.
Meski usianya masih belia, ia gemar membantu orang tua, mulai dari membersihkan rumah, ikut ke kebun, hingga pandai memasak.
Ia juga dikenal aktif bersosialisasi dengan teman-temannya dan masyarakat sekitar serta rajin beribadah di gereja.
"Di usianya yang masih sangat belia, anak kami sudah banyak membantu keluarga. Kami merasa sangat kehilangan. Dalam 10 tahun kebersamaan kami, Desnal merupakan sosok anak yang kami kasihi, melengkapi kehidupan kami, baik dalam suka maupun duka," pungkas Supri.
Kepergian Desnal menjadi pukulan berat bagi seluruh keluarga besarnya. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah