BANGKAPOS.COM, JEBUS -- Penemuan benda yang diduga tengkorak manusia menggegerkan warga Desa Tumbak Petar, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (6/8). Temuan di kawasan hutan itu langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan forensik untuk memastikan asal-usul benda tersebut.
Tengkorak ditemukan warga sekitar pada siang hari dalam posisi menyamping di atas tanah yang dipenuhi dedaunan kering. Kondisinya telah menguning sehingga memunculkan dugaan sebagai tulang belulang manusia. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat.
Kapolsek Jebus AKP Ogan Arif Teguh Imani membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, ia menegaskan polisi belum dapat memastikan jenis tengkorak yang ditemukan sebelum pemeriksaan identifikasi dilakukan.
“Belum bisa dipastikan itu tengkorak apa, karena perlu pengecekan dari Unit Identifikasi. Tim identifikasi juga sudah turun,” kata Ogan.
Ia mengatakan penanganan kasus kini sepenuhnya berada di bawah Satreskrim Polres Bangka Barat. Menurut Ogan, hingga saat ini tidak ada laporan orang hilang di wilayah Kecamatan Jebus yang dapat dikaitkan dengan penemuan tersebut.
“Di Jebus tidak ada laporan orang hilang. Terakhir ada di Kecamatan Kelapa pada 4 Agustus. Selebihnya nanti ditangani Satreskrim Polres,” ujarnya.
Usai menerima laporan sekitar pukul 12.30 WIB, personel gabungan dari Polsek Jebus, Unit Resintel, Samapta, dan Unit Inafis Polres Bangka Barat bergerak ke lokasi. Area penemuan langsung dipasangi garis polisi untuk mengamankan TKP, sementara benda yang diduga tengkorak dievakuasi sekitar pukul 15.00 WIB guna kepentingan penyelidikan.
Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan barang bukti telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan identifikasi dan forensik.
“Personel langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Tim gabungan melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan serta pemeriksaan identifikasi maupun forensik lebih lanjut,” ujar Yos.
Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan apakah benda tersebut benar merupakan tengkorak manusia sekaligus mengungkap identitas maupun asal-usulnya.
Masyarakat diminta tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Warga yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait temuan itu juga diimbau segera melapor ke Polsek Jebus atau Polres Bangka Barat guna membantu proses penyelidikan. (u2)