150 Siswa SMAN 1 Bulu Taba Belajar di Lantai, Disdik Sulbar: Kita Lagi Efisiensi Anggaran
Abd Rahman August 07, 2026 09:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU- Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Imran merespon soal SMA Negeri 1 Bulu Taba  di Pasangkayu yang tak memiliki kursi dan meja.

Diketahui,sebanyak lima kelas di SMAN 1 Bulu Taba tidak punya fasilitas kursi dan meja.

Hal itu membuat 150 siswa di sekolah tersebut harus duduk melantai saat proses belajar mengajar.

Kondisi ini sudah berlangsung selama tiga tahun, akibat bantuan mobiler belum diturunkan oleh pemerintah daerah.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar 7 Agustus 2026: Mamasa-Mamuju Potensi Hujan, Pesisir Waspada Angin Kencang

Baca juga: Start dari Banua Sendana Finish di Pantai Bahari Polman Sandeq Silumba Digelar 26 - 27 September

Imran mengaku, sudah menyampaikan ke pimpinannya terkait kondisi SMAN 1 Bulu Taba yang tidak memiliki faslitas kursi dan meja.

"Sudah kuteruskan kepimpinan pak nanti ada jawaban baru kuteruskan, mudah-mudahan ada jawaban yang baik," kata Imran kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (7/8/2026) sore.

Kata dia, pihaknya merasa memiliki tanggung jawab atas kondisi siswa sekolah tersebut yang saat ini duduk melantai belajar.

Namun ia meminta pihak sekolah harus bersabar karena kondisi efesiensi anggaran.

"Kami sangat terbantu atas infromasi ini, karena ini adalah tanggung jawab kami,yang penting mau sabar karena sekarang kita lagi efisiensi anggaran," pungkasnya.

Kepala Sekolah SMAN 2 Bulu Taba Menanti Bantuan Pemerintah

Kepala SMA Negeri 1 Bulu Taba, Sumardi, angkat bicara terkait kondisi ratusan siswanya yang terpaksa belajar dengan duduk di lantai akibat kekurangan meja dan kursi.

Menurut Sumardi, kondisi tersebut sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir dan jumlah ruang kelas yang tidak memiliki mobiler terus bertambah setiap tahunnya. 

"Sudah tiga tahun, dan setiap tahun bertambah kelas yang tidak memiliki meja dan kursi," ujar Sumardi saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com melalui sambungan telepon, Kamis (6/8/2026).

Ia menjelaskan, sekolah sebenarnya pernah menerima bantuan mobiler beberapa tahun lalu. Namun, sebagian besar meja dan kursi tersebut kini telah rusak karena usia pakai.

"Sebelum saya menjabat sebagai kepala sekolah, mobilernya memang sudah banyak yang rusak. Saat ini ada lima ruang kelas yang tidak memiliki mobiler," ungkapnya.

Sumardi mengatakan, lima ruang kelas yang terdampak seluruhnya digunakan oleh siswa kelas XI. Total sekitar 150 siswa harus mengikuti proses belajar mengajar dengan duduk di lantai.

Pihak sekolah, lanjut dia, telah berupaya mengatasi persoalan tersebut dengan memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membeli mobiler. Namun, anggaran yang tersedia belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan sekolah.

Ia juga mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat telah menyampaikan komitmen untuk memberikan bantuan. Meski demikian, hingga kini bantuan tersebut belum terealisasi.

"Semoga bantuan segera turun. Kami tetap menunggu karena sekolah yang membutuhkan di Sulbar juga cukup banyak," tutup Sumardi.

Siswa Mulai Lelah Belajar

Puluhan siswa di SMA Negeri 1 Bulu Taba , Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar tanpa meja dan kursi.

Akibatnya, para siswa harus duduk bahkan belajar di lantai sejak awal tahun ajaran baru.

Kondisi tersebut dikeluhkan para siswa karena dinilai mengganggu kenyamanan dan konsentrasi saat mengikuti pelajaran.

Mirisnya, sedikitnya lima ruang kelas di sekolah tersebut belum dilengkapi fasilitas meja dan kursi.

Salah seorang siswi kelas XI SMA Negeri Bulu Taba, Nisa, mengaku sudah hampir satu bulan mengikuti pelajaran dengan duduk di lantai.

"Sudah satu bulan kami belajar melantai. Kami murid baru, jadi sejak masuk sekolah memang sudah seperti ini. Belajarnya sangat tidak nyaman," ujar Nisa kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat para siswa cepat lelah karena harus duduk bersila atau tengkurap saat menulis.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.