Bupati Sigi Libatkan Akademisi Untad Palu Selidiki Dugaan Gas di Desa Sarumana dan Petimbe
Fadhila Amalia August 07, 2026 10:29 AM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI – Bupati Sigi Mohammad Rizal Intjenae akan menggandeng akademisi Universitas Tadulako (Untad) untuk meneliti dugaan kemunculan gas di Desa Sarumana dan Desa Petimbe, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Langkah tersebut diambil menyusul munculnya laporan masyarakat mengenai fenomena diduga berasal dari dalam tanah di dua desa tersebut.

Bupati Rizal mengatakan, pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru menyimpulkan sumber fenomena tersebut sebelum dilakukan kajian ilmiah oleh tenaga ahli di bidang geologi.

Baca juga: Porsi DBH Sulteng Terancam Dipangkas, Safri Sentil Kebijakan Mendagri: Ini Tidak Adil

“Saya akan menyurat ke Universitas Tadulako untuk meminta tenaga akademik yang memiliki keahlian di bidang geologi agar melakukan penelitian sehingga kita mengetahui secara pasti fenomena yang terjadi,” ujarnya, Kepada Tribunpalu.com, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, hingga saat ini belum ditemukan aroma belerang di lokasi yang biasanya menjadi salah satu indikator adanya aktivitas gas tertentu.

Karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat berdasarkan hasil kajian ilmiah.

“Kalau memang benar itu gas, tentu harus diteliti lebih lanjut. Siapa tahu justru menjadi potensi yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan daerah,” katanya.

Rizal juga menjelaskan bahwa kondisi pascagempa di Kabupaten Sigi secara umum mulai berangsur normal. Genangan air yang sebelumnya muncul di sejumlah titik akibat gempa telah berhasil ditangani.

Ia menyebut penanganan dilakukan bersama Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu, TNI, Polri, Universitas Tadulako, Balai Wilayah Sungai Sulawesi III, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Tengah, serta berbagai pihak lainnya.

“Alhamdulillah aliran air yang sebelumnya terganggu sudah kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sigi memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan sembari menunggu hasil penelitian dari tim ahli. 

Baca juga: Satpol PP Sulteng Tindak ASN Kedapatan Ngopi di Warkop dan Pelajar Main PlayStation Saat Jam Sekolah

Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan maupun pemanfaatan apabila fenomena tersebut terbukti memiliki potensi sumber daya alam.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.