Dalam Peringatan Hari Anak Nasional, Forum Anak Ngada Angkat Isu Pendidikan dan Perlindungan Anak
Oby Lewanmeru August 07, 2026 12:41 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Charles Abar

POS-KUPANG.COM,BAJAWA - Forum Anak Kabupaten Ngada mengangkat isu pendidikan dan perlindungan dalam perayaan hari anak Nasional yang berlangsung di Aula Setda Ngada, Jumat (7/8/2026).

Perayaan hari anak Nasional ini berkolaborasi dengan Wahana Visi Indonesia, Pemkab Ngada dengan tema ‘Sayang Anak , Lindungi dan Bangun Masa Depannya’.

Dalam demonstrasi yang disampaikan oleh Ketua Forum Anak Ngada Arnolda Jansensia Siti, menekankan dua isu yang saat ini sangat urgen di bincangkan dalam komunitas forum anak yakni tentang angka putus sekolah dan kekerasan pada anak di Kabuapten Ngada.

Berdasarkan penelitian yang mereka kerjakan kurang lebih selama dua Minggu, menemukan angka putus sekolah masih tinggi di Kabuapten Ngada. Hal itu sejalan dengan data yang input oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ngada.

Baca juga: Buka Peluang Ekonomi Baru, Pemkab Ngada Serahkan Hak Pelabuhan Maumbawa ke Pemerintah Pusat

Menurut Yane, hal ini menjadi sinyal berbahaya akan kuburnya mimpi masa depan anak-anak Ngada yang dibayangi oleh keterbatasan ekonomi dan lemahnya motivasi.

Selain itu, ancaman kekerasan pada anak juga masih menghantui ruang lingkup anak-anak. Hal itu baik kekerasan verbal hingga kekerasan seksual.

Ia berharap pemerintah berkomitmen untuk melahirkan lingkungan yang aman dan nyaman  bagi anak. Ia juga mendorong agar Kabuapten Ngada menjadi Kabupaten layak anak.

Menanggapi suara forum anak Ngada , Pemerintah Kabupaten Ngada  melalui Pelaksana Tugas Sekda Ngada Jhoni Ghae berkomitmen agar suara anak Ngada menjadi fokus utama dalam memberikan ruang bagi perkembangan anak di Kabupaten Ngada.

Ia juga meyakini bahwa anak bukan lagi menjadi objek pembangunan tetapi juga menjadi pelaku pembangunan itu sendiri.

“Semua masukan dari forum anak akan kami cermati dan fokus dalam kebijakan Bupati dan wakil Bupati. Anak-anak tidak jalan sendirian,” ucap Jhoni Ghae.

Kegiatan ini berlangsung ramah dengan pertunjukan oleh perwakilan dari berbagai sekolah, mulai dari TK, SD, SMP dan SMA . Kegiatan ini juga ditutup dengan komitmen bersama menuju Ngada Kabupaten Ramah dan Layak  Anak. (cha)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.