TRIBUNNEWS.COM – RB Leipzig menyindir pakar transfer Fabrizio Romano saat mengumumkan kepindahan Yann Diomande ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2026.
Pemain sayap asal Pantai Gading itu resmi bergabung dengan Los Blancos setelah ditebus dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 130 juta euro (sekitar Rp2,6 triliun), sekaligus menjadi penjualan termahal dalam sejarah RB Leipzig.
Dengan mahar 130 juta euro, Los Blancos resmi menjadikannya sebagai pemain Afrika termahal sepanjang sejarah sepak bola.
Rekor tersebut akhirnya pecah setelah bertahan selama sekitar tujuh tahun yang dipegang Nicolas Pepe saat didatangkan Arsenal dari Lille pada musim panas 2019 dengan nilai transfer 72 juta poundsterling.
Dalam pengumuman resminya di media sosial, Leipzig mencuri perhatian dengan menuliskan kalimat "HERE WE ACTUALLY GO", sebuah sindiran yang jelas mengacu pada slogan ikonik Fabrizio Romano, "Here We Go", yang biasa digunakan saat sebuah transfer dipastikan rampung.
Unggahan tersebut seolah menjadi balasan atas polemik yang sempat muncul terkait proses transfer Diomande.
Sebelumnya, pada 26 Juli, Fabrizio Romano mengklaim Diomande telah menyepakati kepindahan ke Real Madrid dan akan segera terbang ke Spanyol setelah kontrak ditandatangani dengan biaya 100 juta euro (sekitar Rp2 triliun).
Namun, laporan tersebut langsung dipertanyakan oleh jurnalis Sky Sports Jerman, Florian Plettenberg.
Menurut Plettenberg, saat itu belum ada kesepakatan penuh antara RB Leipzig dan Real Madrid.
"Jika memang sudah ada kesepakatan penuh antara RB Leipzig dan Real Madrid, seharusnya biaya transfer pastinya bisa dilaporkan. Faktanya, belum ada kesepakatan," tulis Plettenberg, dikutip dari Sporbible.
Baca juga: Real Madrid Jadikan Yan Diomande Pemain Afrika Termahal Sepanjang Sejarah
Ia juga menyebut seluruh pihak, baik Leipzig, Real Madrid, maupun perwakilan sang pemain, masih mengonfirmasi bahwa negosiasi belum selesai.
Tak tinggal diam, Romano membalas kritik tersebut melalui media sosial.
Ia bahkan menuduh Plettenberg menyebarkan informasi yang tidak akurat dan tetap bersikeras bahwa transfer Diomande ke Real Madrid akan segera terealisasi.
Perseteruan kedua jurnalis semakin memanas ketika Diomande sempat terlihat masih berlatih bersama RB Leipzig, meski Romano sebelumnya mengklaim sang pemain akan segera terbang ke Madrid untuk menuntaskan kepindahannya.
Pada akhirnya, transfer tersebut benar-benar terwujud.
Real Madrid resmi mendapatkan tanda tangan winger berusia 19 tahun itu setelah musim impresif bersama Leipzig.
Diomande tampil dalam 36 pertandingan di semua kompetisi musim lalu dengan torehan 13 gol, performa yang membuatnya menjadi salah satu talenta muda paling diburu di Eropa.
Di Santiago Bernabeu, Diomande akan memperkuat lini serang Real Madrid yang sudah dihuni sejumlah bintang seperti Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Vinicius Junior.
Kehadirannya juga menjadi bagian dari proyek baru Jose Mourinho, yang kembali menangani Real Madrid dengan target mengembalikan Los Blancos ke jalur juara setelah musim sebelumnya gagal memenuhi ekspektasi.
(Tribunnews.com/Ali)