Aksi Pelestarian Rinjani Sepanjang Agustus 2026, dari Bersih Jalur hingga Tanam Pohon
Wahyu Widiyantoro August 07, 2026 02:05 PM

TRIBUNLOMBOK.COM — Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menggelar sejumlah operasi kebersihan di kawasan konservasi sepanjang Agustus 2026. 

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan pendaki, sekaligus memastikan lingkungan Rinjani tetap terjaga di tengah tingginya kunjungan pada momen libur kemerdekaan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha TNGR, Astekita Ardraristo, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan pelestarian ini merupakan bagian dari agenda nasional sekaligus inisiatif rutin yang telah berjalan bersama komunitas dan relawan pencinta alam.

Aksi Bersih Serentak

Salah satu agenda utama yang digelar TNGR adalah aksi bersih kawasan sebagai bagian dari Gerakan Nasional 8 Aksi Kehutanan untuk Indonesia Merdeka yang dicanangkan Kementerian Kehutanan. 

Baca juga: Harga BBM Naik-Stok Langka, Sopir Pikap Pendaki Rinjani Merana

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 17 taman nasional se-Indonesia, termasuk Taman Nasional Gunung Rinjani, dengan target total 1.945 peserta dan pembersihan jalur pendakian sepanjang 81 kilometer.

Meski menjadi bagian dari agenda nasional, Astekita menegaskan bahwa kebersihan kawasan Rinjani sejatinya bukan hal baru. 

Petugas TNGR bersama komunitas pencinta alam dan relawan telah rutin menggelar aksi serupa, dan momentum Agustus hanya memperkuat semangat partisipasi yang selama ini sudah berjalan.

"Sebenarnya kegiatan bersih kawasan di Rinjani sudah menjadi rutinitas. Momentum Agustus ini hanya memperkuat apa yang selama ini sudah berjalan bersama komunitas dan relawan," katanya, Kamis (6/8/2026).

Jadwal Aksi Komunitas di Jalur Sembalun

Sejumlah komunitas telah menjadwalkan berbagai aktivitas pelestarian di kawasan Rinjani sepanjang bulan ini. 

Komunitas Garuda Keadilan dijadwalkan menggelar aksi bersih di jalur pendakian Sembalun pada 11–14 Agustus 2026.

Sementara itu, Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Hamzanwadi merancang kegiatan yang lebih komprehensif berupa kampanye konservasi satwa sekaligus edukasi lingkungan di rute Sembalun-Torean, yang akan berlangsung pada 11–15 Agustus 2026.

Rangkaian peringatan kemerdekaan di Rinjani turut dimeriahkan dengan kegiatan penanaman pohon serta program bertajuk Rinjani Merah Putih.

"Penanaman pohon dan kegiatan Rinjani Merah Putih turut juga memeriahkan rangkaian peringatan kemerdekaan," tutur Astekita.

Patroli dari Pintu Masuk hingga Danau Segara Anak

TNGR memperbanyak frekuensi patroli di sepanjang jalur pendakian seiring meningkatnya frekuensi pendaki di bulan kemerdakaan. 

Petugas tidak hanya disiagakan untuk menghadapi kondisi darurat, tetapi juga bertugas mengawasi kebersihan kawasan mulai dari pintu masuk, jalur pendakian, Pelawangan, hingga kawasan Danau Segara Anak.

"Kami selalu mengingatkan kepada para pendaki, porter, dan pemandu wisata untuk membawa turun seluruh sampah yang dihasilkan," jelasnya.

Astekita menekankan bahwa edukasi kepada pengunjung tetap menjadi pendekatan utama dalam pengelolaan kawasan Rinjani. 

Setiap hari, petugas di lapangan secara aktif mengingatkan para pendaki mengenai aturan pendakian, termasuk kewajiban membawa turun kembali sampah pribadi masing-masing.

"Petugas kami tidak hanya berjaga, tetapi juga mengedukasi dan ikut membersihkan. Menjaga Rinjani bukan tanggung jawab petugas semata, melainkan butuh kesadaran dari seluruh pendaki," tegasnya.

pihak TNGR mengajak seluruh pendaki untuk memaknai peringatan Hari Kemerdekaan melalui aksi nyata dengan meninggalkan kawasan Rinjani dalam kondisi yang lebih bersih dari sebelumnya.

"Kami berharap tingginya kunjungan saat libur Agustusan tidak berimbas pada penumpukan sampah," tutupnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.