Liputan6.com, Jakarta - Serat dikenal sebagai salah satu komponen penting dalam pola makan sehat. Selain membantu melancarkan pencernaan, serat juga berperan mengendalikan kadar lemak dan kolesterol serta menjadi "makanan" bagi bakteri baik di dalam usus.
Namun, Guru Besar Ilmu Gizi IPB University Profesor Hardinsyah mengingatkan bahwa konsumsi serat tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Asupan yang berlebihan justru dapat menimbulkan berbagai keluhan.
"Kalau sudah dua kali lipat, misalnya sampai 50 gram, biasanya tidak nyaman di lambung dan sering buang angin," kata Prof. Hardinsyah dalam IPB Podcast yang tayang di YouTube IPB TV.
Selain menimbulkan rasa tidak nyaman di lambung dan perut kembung akibat sering buang angin, konsumsi serat yang terlalu tinggi juga dapat menghambat penyerapan sejumlah mineral penting bagi tubuh seperti zat besi, zinc, dan kalsium. Ketiga mineral tersebut berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari pembentukan sel darah merah, menjaga daya tahan tubuh, hingga kesehatan tulang.
Menurutnya, kebutuhan serat orang dewasa umumnya sekitar 25 gram per hari. Rekomendasi tersebut didasarkan pada kebutuhan energi, yakni sekitar 13 gram serat untuk setiap 1.000 kilokalori energi. Dengan kebutuhan energi rata-rata 2.000 kilokalori per hari, kebutuhan serat orang dewasa berkisar 25–26 gram.
Untuk kelompok usia tertentu, kebutuhan serat berbeda. Anak-anak membutuhkan serat lebih rendah dibanding orang dewasa, sementara pada lansia kebutuhan serat menurun seiring berkurangnya kebutuhan energi.
“Kalau lansia di atas 70 tahun, kebutuhannya bisa sekitar 20 gram per hari,” ujar Prof Hardinsyah mengutip laman IPB.
Seperti disampaikan di atas, Hardinsyah menegaskan serat tetap dibutuhkan untuk menjaga kesehatan usus, membantu mengendalikan kadar lemak dan kolesterol, serta mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan. Selain itu juga membantu buang air besar jadi lancar.
"Serat sangat dibutuhkan untuk hidup sehat karena bisa mengelola lemak, kolesterol, dan mendukung bakteri baik usus," tuturnya.
Supaya serat terpenuhi tanpa berlebihan, ia menganjurkan pada orang dewasa untuk menerapkan pola makan seimbang dengan mengonsumsi sekitar dua mangkuk sayur setiap hari, dua porsi buah, serta setengah hingga satu mangkuk kacang-kacangan.
Sumber karbohidrat juga sebaiknya divariasikan, tidak hanya mengandalkan nasi putih, tetapi sesekali diganti dengan jagung atau umbi-umbian seperti ubi jalar.