TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Sebanyak 71 calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Mamuju mulai menjalani latihan intensif menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Puluhan calon Paskibraka tersebut terdiri dari 35 peserta putri dan 36 peserta putra di Kabupaten Mamuju.
Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Mamuju, Firman, mengatakan seluruh peserta akan menjalani masa karantina di Asrama Haji Mamuju mulai 12 hingga 18 Agustus 2026.
Baca juga: Lirik Lagu Ku Rindu Ibu - Rizky Febian, Lengkap dengan Makna yang Menyentuh Hati
Baca juga: Pedagang Bendera Musiman di Polman Menjerit Karena Sepi Pembeli
"Mereka akan dikarantina pada 12 sampai 18 Agustus di Asrama Haji," kata Firman saat wartawan tribun-sulbar.com, Jumat (7/8/2026).
Sebelum memasuki masa karantina, para peserta telah menjalani latihan selama empat minggu.
Latihan dilakukan setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 12.00 Wita, kemudian dilanjutkan pada sore hari pukul 14.00 hingga 17.00 Wita.
Firman menjelaskan, proses pelatihan melibatkan personel dari TNI, Polri dan Dewan Purna Paskibraka Indonesia (DPPI).
Total terdapat delapan pelatih yang mendampingi para calon Paskibraka, terdiri dari tujuh pelatih putra dan satu pelatih putri.
Selain pelatihan fisik dan baris-berbaris, seluruh peserta juga mendapatkan perlengkapan latihan yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Perlengkapan tersebut mencakup seragam latihan, sepatu, celana, baju, hingga topi. Firman mengatakan, tahun ini setiap anggota Paskibraka juga akan menerima uang saku sebesar Rp1 juta per orang.
Nominal tersebut meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurut Firman, peningkatan uang saku tersebut merupakan hasil penyesuaian anggaran yang dilakukan Kesbangpol Mamuju.
Firman juga menambahkan, seluruh atribut dan seragam pengibaran untuk upacara 17 Agustus telah selesai dipersiapkan.(*)