Bos Konter HP di Ambarawa Ditemukan Tewas di Mobil, Tempat Usahanya Berantakan
Reny Fitriani August 07, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Semarang - Bos konter ponsel di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Candra Waskito (25), ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Honda Jazz miliknya yang terparkir di wilayah Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Kamis (6/8/2026) sore.

Baca Juga: Motor Hantam Truk Parkir di Jalan Nasional Wates-Purworejo, Satu Orang Tewas

Sebelum korban ditemukan tewas, kondisi tempat usahanya, Konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, diketahui dalam keadaan berantakan.

Polisi menduga lokasi tersebut menjadi sasaran tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Kapolsek Ambarawa, AKP Ririh Widiastuti, mengatakan peristiwa itu bermula ketika dua karyawan konter, M Danu (21) dan M Fahmi (19), kembali dari Salatiga sekitar pukul 02.30 WIB dan hendak masuk ke konter.

Keduanya sempat mengetuk pintu, namun tidak mendapat respons dari dalam sehingga memutuskan pulang ke rumah masing-masing.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Danu kembali ke konter untuk bekerja.

Saat itu pintu masih tertutup rapat. Karena curiga, ia mengintip melalui celah pintu dan melihat kondisi ruangan sudah berantakan.

Danu kemudian mendobrak pintu belakang untuk memastikan keadaan di dalam sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ambarawa.

"Peristiwa bermula ketika dua karyawan konter M Danu (21) dan M Fahmi (19) pulang dari Salatiga sekira pukul 02.30 dan bermaksud kembali ke konter. Saat itu, mereka sempat mengetuk pintu, namun tidak ada respons dari dalam sehingga keduanya memutuskan pulang ke rumah masing-masing," terang AKP Ririh.

Setelah menerima laporan dugaan tindak kejahatan di konter, polisi berupaya mencari keberadaan Candra yang diketahui tidak berada di lokasi sejak dini hari.

Beberapa jam kemudian, warga menemukan Candra dalam kondisi meninggal dunia di dalam mobil Honda Jazz berwarna hitam miliknya yang terparkir di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Kapolres Semarang, AKBP Heru Dwi Purnomo, memastikan jenazah yang ditemukan di dalam mobil tersebut adalah Candra Waskito, pemilik Konter Royal Phone.

Polres Semarang kemudian berkoordinasi dengan Polres Grobogan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, serta mengumpulkan barang bukti.

Polisi menduga Candra menjadi korban pencurian dengan kekerasan.

Meski demikian, penyidik masih mendalami keterkaitan antara kondisi konter yang berantakan dengan penemuan korban di Grobogan.

"Saat ini, seluruh fakta, barang bukti, dan keterangan saksi masih kami kumpulkan. Tim penyidik bekerja secara intensif untuk mengungkap kronologi secara utuh, termasuk memastikan apakah kedua peristiwa tersebut saling berkaitan," ujar Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana.

Hingga Jumat (7/8/2026), polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku, motif, serta kronologi lengkap kasus tersebut.

"(Pelaku) masih dalam proses penyelidikan," kata AKBP Heru.

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, menambahkan penyidik masih mengumpulkan data dan keterangan dari para saksi.

"Nanti kalau sudah terang segera dirilis," ujarnya.

Di balik peristiwa tersebut, Candra dikenal warga sebagai pribadi yang ramah, sopan, dan gemar berbagi kepada sesama. Warga Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, tempat asalnya, mengenal korban sebagai sosok yang rutin bersedekah kepada lansia dan anak-anak serta aktif berbagi setiap Jumat.

Jenazah Candra dimakamkan di TPU Lemahabang, Dusun Seseh, Desa Wirogomo, Jumat (7/8/2026) pagi.

Sumber: TribunJateng.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.