Iva Evry jadi Kepala SMAN Taruna Madani Jatim, Dindik Tekankan Kepemimpinan, Disiplin, dan Akhlak
Dyan Rekohadi August 08, 2026 01:32 AM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA  - SMAN Taruna Madani Jawa Timur resmi memiliki kepala sekolah baru.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai melantik Iva Evry Robiyansah sebagai Kepala SMAN Taruna Madani Jatim, menggantikan Imron Rosidi yang telah menyelesaikan masa jabatan periode 2023–2026.

Pelantikan kepemimpinan baru ini menandai babak baru dalam penguatan karakter dan kedisiplinan para siswa di sekolah berbasis ketarunaan itu.

Dindik Jatim berharap nahkoda baru ini mampu membawa perubahan positif dan mencetak lulusan unggul yang siap bersaing.

 

Momentum Penguatan Karakter dan 5 Prioritas

Aries menegaskan pergantian kepemimpinan bukan sekadar serah terima jabatan, tetapi menjadi momentum memperkuat kualitas pendidikan di sekolah ketarunaan itu.

Menurut Aries, SMAN Taruna Madani memiliki peran strategis karena tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta iman dan akhlak peserta didik.

"SMAN Taruna Madani Jawa Timur memiliki kekhasan dan tanggung jawab besar. Sekolah ini tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kebangsaan, serta kekuatan iman dan akhlak para murid," ujarnya, Jumat (7/8/2026).

Aries meminta kepala sekolah baru mengawal keseimbangan antara pencapaian akademik dan pembentukan karakter.

Menurutnya, sekolah ketarunaan harus mampu melahirkan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

Untuk mewujudkan hal itu, Aries menitipkan lima prioritas pengembangan sekolah, meliputi: 

  1. Peningkatan prestasi akademik melalui penguatan literasi, numerasi, sains, teknologi, bahasa asing, dan riset; 
  2. Penguatan pendidikan kepemimpinan;
  3. Penguatan iman dan akhlak; 
  4. Penerapan disiplin yang humanis tanpa kekerasan maupun perundungan; 
  5. Membangun kolaborasi seluruh unsur sekolah bersama orang tua, alumni, pondok pesantren, TNI Angkatan Laut, dan mitra lainnya.

Baca juga: Hasil Skor Akhir Timnas Indonesia Kalahkan Timor Leste 0-3, Mitchell Baker Cetak Gol Lagi

 

Lingkungan Aman Tanpa Bullying dan Sinergi 3 Pilar

Ia juga menekankan sekolah berasrama harus menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

"Sekolah berasrama harus menjadi tempat yang aman, nyaman, sehat, dan membahagiakan. Murid harus merasa dilindungi, dibimbing, dan dipersiapkan menjadi pribadi yang mandiri," tegas Aries.

Dalam kesempatan itu, Aries mengapresiasi pengabdian Imron Rosidi selama memimpin SMAN Taruna Madani Jatim.

Ia berharap berbagai capaian yang telah diraih dapat diteruskan dan ditingkatkan oleh kepemimpinan baru.

 

Sinergi Tiga Pilar Pendidikan 

Sementara itu, Kepala SMAN Taruna Madani Jatim Iva Evry Robiyansah menyatakan akan memperkuat sinergi tiga pilar pendidikan yang menjadi ciri khas sekolah, yakni pembinaan TNI Angkatan Laut, kurikulum sekolah, dan pendidikan pesantren.

Menurutnya, sinergi ketiga aspek itu penting untuk membentuk taruna dan taruni yang religius, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan digital, sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan.

"Sinergi ketiganya harus dilakukan secara komprehensif agar lahir taruna dan taruni yang religius, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan digital, serta memiliki jiwa kepemimpinan," katanya.

Saat ini, SMAN Taruna Madani Jawa Timur memiliki 343 peserta didik.

Ke depan, Iva menargetkan sekolah semakin terbuka menjalin kemitraan dengan berbagai pihak guna mendukung lahirnya lulusan yang religius, berprestasi, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.