Jakarta (ANTARA) - Gelandang Ismael Bennacer dan klub Liga Italia AC Milan resmi sepakat untuk mengakhiri kerja sama mereka lebih cepat pada bursa transfer pemain musim panas ini.
Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, AC Milan dapat mengkonfirmasi mereka mengakhiri kontrak dari Bennacer berdasarkan kesepakatan bersama.
AC Milan berterima kasih atas kontribusi pemain berkebangsaan Aljazair tersebut selama membela Rossoneri dan mendoakan yang terbaik untuk Bennacer di masa mendatang.
Bennacer telah menjadi bagian dari skuad Milan selama tujuh tahun terakhir setelah bergabung dari Empoli dengan nilai transfer 16 juta euro (sekira Rp328 miliar) pada musim panas 2019.
Ia mencatatkan 178 penampilan kompetitif bagi Rossoneri, termasuk 137 laga di Serie A dan Bennacer menjadi sosok andalan di lini tengah Milan saat tim tersebut meraih Scudetto Liga Italia musim 2021/2022.
Ketika bermain di bawah asuhan Stefano Pioli musim itu, Bennacer tampil dalam 31 pertandingan dan turut membantu AC Milan menyudahi penantian merengkuh gelar Liga Italia.
Selanjutnya pemain kelahiran Prancis itu mendapatkan cedera lutut parah yang dialaminya pada akhir musim 2022/2023 dan menjadi awal dari berakhirnya kiprah Bennacer di San Siro.
Bennacer sempat kembali bermain untuk AC Milan pada Desember 2023 dan selanjutnya tampil sebanyak 20 pertandingan pada kompetisi Liga Italia musim 2023/2024.
Setelah itu, AC Milan meminjamkan Bennacer ke Marseille pada pertengahan musim 2024/2025 dan ke Dinamo Zagreb selama satu musim penuh musim lalu.
Menurut beberapa laporan, pemain berusia 28 tahun tersebut akan melanjutkan kariernya di Qatar bersama klub Al Gharafa.





