TRIBUNJAKARTA.COM - Kondisi terkini Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang terbakar di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, mulai kondusif pada Sabtu (8/8/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan Kompas TV sekitar pukul 07.25 WIB, tidak terlihat lagi kobaran api maupun asap yang keluar dari gedung.
Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta masih melakukan proses pendinginan dan penyisiran di dalam gedung.
Petugas menyisir lantai demi lantai untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Proses pendinginan tersebut dijadwalkan masih berlangsung hingga sekitar pukul 09.00 WIB.
Jumlah armada yang disiagakan di lokasi juga mulai dikurangi.
Sebelumnya, Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan sekitar 30-an unit untuk menangani kebakaran.
Kini, jumlah tersebut berkurang menjadi sekitar 24 unit yang masih bersiaga.
Pengurangan armada dan personel dilakukan karena kondisi kebakaran telah terkendali dan petugas kini fokus memastikan tidak ada penyalaan api kembali.
Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta.
Hingga Sabtu pagi, sebanyak 10 saksi disebut telah diperiksa.
Dugaan sementara, api pertama kali muncul dari lantai 11 gedung.
Di lantai tersebut diketahui terdapat aktivitas renovasi.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran karena proses penyisiran di dalam gedung belum sepenuhnya selesai.
Olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh akan dilakukan setelah proses pendinginan dan penyisiran dinyatakan selesai.
Jika hingga sekitar pukul 09.00 WIB dipastikan tidak ada lagi titik api, polisi akan melanjutkan proses pemeriksaan di lokasi.
Dalam peristiwa kebakaran tersebut, satu orang pekerja berhasil dievakuasi dari dalam gedung.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga laporan terbaru sekitar pukul 07.20 WIB, belum ditemukan korban lain yang mengalami luka maupun meninggal dunia.
Namun, petugas dan kepolisian masih melakukan pemeriksaan serta penyisiran untuk memastikan kondisi seluruh area gedung.
Kebakaran diketahui berdampak cukup parah pada lantai 11 hingga lantai 16 Gedung Bapenda DKI Jakarta.
Namun, api juga sempat merambat ke lantai 10, 9 dan sejumlah bagian di bawahnya.
Petugas masih melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengetahui tingkat kerusakan pada setiap lantai.
Sementara itu, operasional SPBU yang berada tepat di sisi Gedung Bapenda DKI Jakarta masih menunggu arahan dari pihak Pertamina.
SPBU tersebut belum kembali beroperasi meski api sudah berhasil dipadamkan.
Pembukaan kembali operasional akan dilakukan setelah kondisi di sekitar gedung dinyatakan aman.
Dampak kebakaran juga masih terasa bagi pengguna jalan.
Ruas Jalan Abdul Muis, baik arah Harmoni maupun menuju Tanah Abang, masih belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Pengendara yang hendak menuju Harmoni atau kawasan Tanah Abang disarankan memilih jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas.
Sementara itu, terkait kemungkinan pemberlakuan work from home (WFH) bagi pegawai di gedung tersebut, keputusan masih menunggu keterangan resmi dari pihak Bapenda DKI Jakarta.
Kepolisian juga dijadwalkan menyampaikan perkembangan resmi setelah proses pendinginan dan penyisiran selesai dilakukan.
Hingga Sabtu pagi, fokus petugas masih memastikan Gedung Bapenda DKI Jakarta benar-benar aman dari potensi munculnya kembali titik api.