Polda Metro Jaya Kerahkan 72 Personel Bantu Tangani Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Theresia Felisiani August 08, 2026 10:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengerahkan puluhan personel untuk membantu penanganan dan pengamanan kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam.

Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 72 personel ke lokasi.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, personel dikerahkan untuk melakukan sterilisasi, membuat perimeter pengamanan, hingga membantu petugas pemadam kebakaran.

“Prioritas kami memastikan lokasi tetap steril dan masyarakat tidak memasuki area berbahaya. Personel juga membantu proses penanganan kebakaran dan bersiaga di sekitar lokasi,” kata Wahyu dalam keterangan Sabtu (8/8/2026).

Kebakaran tersebut berdampak pada sebagian bangunan hingga lantai atas. 

Sejumlah kaca pecah dan material bangunan juga berjatuhan.

Baca juga: Gedung Bapenda DKI Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai 11

Hingga proses pemadaman dan pendinginan berlangsung, belum ditemukan adanya korban jiwa maupun luka.

Sementara itu, kerugian serta dampak terhadap aset dan dokumen masih dalam pendataan.

 

Brimob Kerahkan Tim SAR hingga Water Cannon

Selain Dit Samapta, Sat Brimob Polda Metro Jaya turut bergerak membantu penanganan kebakaran.

Sat Brimob mengerahkan Tim SAR Batalyon A Pelopor, personel Detasemen Gegana, serta kendaraan Water Cannon.

Personel membantu proses pemadaman sekaligus mengamankan area sekitar gedung agar penanganan kebakaran berjalan aman dan lancar.

Petugas gabungan terus berupaya mengendalikan api dan memastikan area terdampak tetap steril.

Pengamanan dilakukan untuk mencegah masyarakat mendekati lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Baca juga: BREAKING NEWS Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Api dan Asap Hitam Membumbung Tinggi

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan pengerahan personel dan peralatan merupakan bentuk kesiapsiagaan Brimob dalam merespons situasi kedaruratan.

“Setiap personel Brimob dituntut selalu siap memberikan respons cepat dalam setiap kondisi darurat. Kami hadir untuk mendukung penanganan kebakaran, membantu pengamanan lokasi, serta memastikan masyarakat tetap terlindungi selama proses berlangsung,” ujar Henik.

Ia menegaskan, seluruh personel menjalankan tugas secara profesional dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas serta perlindungan terhadap objek yang terdampak kebakaran.

Berdasarkan data Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 21.30 WIB.

Petugas kemudian meluncur ke lokasi pada pukul 21.31 WIB dan tiba sekitar pukul 21.40 WIB.

Proses operasi penanganan kebakaran dimulai pada pukul 21.41 WIB.
Objek yang terbakar merupakan Gedung Bapenda Abdul Muis dengan kategori bangunan tinggi.

Dugaan sementara, api berasal dari ruang server di lantai 11.

"Dugaan penyebab masih dalam penyelidikan," demikian keterangan dalam data kebakaran Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat.

KEBAKARAN - Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam.
KEBAKARAN - Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam. (HO/IST)

Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas mengerahkan sekitar 40 unit kendaraan dengan total 200 personel.

Pengerahan tersebut meliputi sejumlah unit pemadam, kendaraan Bronto, light rescue, pompa, hingga kendaraan operasional lainnya.

Data sementara mencatat luas area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 30.417 meter.

Sementara itu, terdapat empat orang yang tercatat sebagai korban dalam insiden tersebut.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.