TRIBUNNEWS.COM - Perseteruan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terkait masalah gugatan hak asuh anak masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Di tengah proses hukum tersebut, kedua belah pihak belakangan masih saling memberikan pernyataan melalui ruang publik.
Kondisi ini kemudian mendapat perhatian dari kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.
Minola meminta seluruh pihak, termasuk kubu Sarwendah, untuk bersama-sama menjaga tutur kata ketika menyampaikan pernyataan kepada publik.
Menurutnya, sikap tersebut penting agar polemik yang terjadi tidak semakin melebar dan ruang publik tetap kondusif, terlebih persoalan yang sedang dihadapi berkaitan dengan kepentingan anak.
"Ayo lah kita menjaga ruang publik yang kondusif," ucap Minola dalam unggahannya di Instagram, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Minola juga mengingatkan agar kedua pihak dapat lebih fokus terhadap proses gugatan hak asuh anak yang saat ini masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Ia menilai proses persidangan merupakan tempat yang tepat bagi masing-masing pihak untuk menyampaikan bukti dan argumentasi terkait persoalan yang menjadi pokok perkara.
"Ya agar kita sama-sama bisa menjalankan proses persidangan gugatan hak asuh anak itu dengan baik," lanjut Minola.
Baca juga: Kuasa Hukum Ruben Onsu Beri Pembelaan usai Disentil Pihak Sarwendah soal Pembuktian di Ruang Publik
Melalui pengadilan, Minola meminta kedua belah pihak bisa sama-sama membuktikan apa saja yang berkaitan dengan masalah anak, termasuk adanya dugaan eksploitasi anak.
Mengingat Ruben yang sebelumnya sempat mempermasalahkan putrinya yang ikut dilibatkan berjualan melalui live TikTok.
"Mari kita buktikan dalam persidangan tersebut hal-hal yang berkaitan dengan masalah anak, termasuk adanya dugaan eksploitasi anak," tukasnya.
Sebelumnya, pihak Sarwendah yang diwakili kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, juga menyampaikan permohonan ke Ruben Onsu.
Pihaknya berharap agar Ruben Onsu berhenti berdebat dengan kliennya di sosial media.
Diketahui konflik masalah anak antara Ruben dan Sarwendah semakin melebar ke banyak masalah.
Awal Ruben menggugat soal hak bertemu anak, berimbas saling sindir hingga saling tuduh.
Meski masalah terus diklarifikasi hingga memilih jalur hukum, namun nampaknya konflik makin memanas.
Untuk itu, Chris Sam Siwu mengimbau agar berhenti saling debat lewat sosial media.
"Kita sudahi lah perdebatan di media sosial, perdebatan di layar TV, digital," jelas Chris Sam Siwu kepada awak media saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Lanjut Chris Sam Siwu, menegaskan perdebatan di dunia maya tidak akan memberikan penyelesaian.
Malah akan berdampak pada psikologis anak-anak mereka.
"Karena kasihan anak-anak. Kita jaga situasi itu," lanjutnya.
Baca juga: Ruben Onsu Dituding Selingkuh oleh Sarwendah, Sahabat Beberkan Tabiat Asli sang Presenter
Pun terkait tudingan dari pihak Sarwendah soal penyakit kronis yang diderita Ruben, Chris Sam Siwu membenarkan isi chat tersebut namun enggan memberikan penjelasan ke publik dengan alasan menjaga privasi.
"Saya tidak mau bahas terlalu jauh soal penyakit tiga huruf, karena itu privasi. Tetapi chat yang tidak sengaja terlihat adalah chat yang benar. Tapi isinya kami tidak mau berkomentar," katanya.
Lanjut perkara isu selingkuh, pihaknya meminta agar tuduhan jangan digembar-gemborkan.
Pun pihaknya enggan membuka masalah isu selingkuh secara detail ke publik demi menghormati anak-anak.
"Selingkuh mungkin tahunya (viral) dari video. Oleh karena itu jangan 'framing'."
"Kami tidak mau membahas siapa yang selingkuh, kami tidak mau membuka masalah secara detail. Tolong hormati juga karena ada anak-anak," tukasnya.
Dengan banyaknya tuduhan yang berkembang di publik akhir-akhir ini, Chris Sam Siwu mengaku sangat menyesal.
Lantaran masalah ini terus jadi sorotan hingga akan meninggalkan trauma bagi anak-anak Ruben dan Sarwendah.
"Kami sangat menyesali semuanya terbongkar di digital, akhirnya menjadi trauma tersendiri bagi anak-anak," ujarnya.
(Tribunnews.com/Ifan/Ayu)