TRIBUNNEWS.COM - Persaingan top skor Piala AFF 2026 mengalami perubahan setelah pertandingan babak penyisihan di Grup A selesai digelar.
Penyerang Vietnam, Nguyen Dinh Bac, kini berada di posisi teratas setelah tampil tajam saat membantu timnya mengalahkan Kamboja.
Dinh Bac mencetak dua gol dalam kemenangan 3-1 Vietnam atas Kamboja di Stadion My Dinh, Jumat (7/8/2026).
Tambahan dua gol tersebut membuat koleksinya menjadi lima gol sekaligus menggeser Mitchell Baker dan Win Naing Tun yang sama-sama mengoleksi empat gol.
Posisi Dinh Bac menjadi semakin menarik karena ia masih memiliki kesempatan menambah pundi-pundi gol.
Vietnam berhasil menjadi juara Grup A dan melaju ke semifinal, sedangkan Indonesia yang menjadi tim Baker justru tersingkir setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura.
Situasi tersebut membuat persaingan menjadi timpang. Bakerv tidak lagi memiliki kesempatan menambah gol karena perjalanan Indonesia di Piala AFF 2026 telah berakhir.
Baca juga: Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Era John Herdman Diwarnai Rekor Buruk Bagi Timnas Indonesia
Dinh Bac menjadi pemain paling produktif hingga berakhirnya fase penyisihan, setidaknya dari grup A.
Penyerang kelahiran 2004 tersebut kini mengoleksi lima gol, unggul satu gol atas Baker dan Win Naing Tun.
Menariknya, Dinh Bac tidak menjadikan gelar top skor sebagai target pribadi. Setelah mencetak dua gol ke gawang Kamboja, ia justru menegaskan bahwa target utama dirinya adalah membantu Vietnam melangkah sejauh mungkin.
"Saya tidak menetapkan target pribadi. Untuk saat ini, target seluruh tim adalah dua pertandingan semifinal dan itu juga yang saya tuju," kata Dinh Bac.
Ia juga mempersembahkan dua gol tersebut kepada suporter Vietnam yang terus memberikan dukungan.
"Dua gol hari ini saya persembahkan untuk para penggemar yang selalu percaya dan mendampingi saya," ujarnya, dikutip dari Laodong News.
Performa Dinh Bac menjadi modal penting bagi Vietnam yang kini bersiap menghadapi semifinal.
Dengan setidaknya satu pertandingan semifinal yang masih harus dimainkan, peluangnya untuk memperlebar jarak dari para pesaing masih terbuka.
Situasi berbeda dialami striker Timnas Indonesia Mitchell Baker. Ia sempat menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala AFF 2026.
Pemain kelahiran Australia itu langsung mencetak hattrick dalam kemenangan 5-1 atas Kamboja pada laga debutnya.
Baker kemudian kembali mencetak gol ketika Indonesia mengalahkan Timor Leste 3-0.
Empat gol tersebut sempat membuat Baker berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak.
Namun, posisi tersebut kemudian diambil alih Win Naing Tun dari Myanmar yang juga mengoleksi empat gol namun dengan koleksi assist.
Kini, Baker kembali turun satu posisi setelah Dinh Bac mencetak dua gol tambahan.
Lebih dari itu, Baker sudah tidak memiliki kesempatan mengejar ketertinggalan. Indonesia gagal lolos ke semifinal setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura.
Hasil tersebut membuat Garuda finis di posisi ketiga Grup A dengan tujuh poin.
Dengan Indonesia tersingkir, koleksi empat gol Baker dipastikan tidak akan bertambah.
Ia kini hanya bisa menunggu apakah para pemain yang masih bertanding mampu melewati jumlah golnya.
Baca juga: Update Ranking FIFA: Poin Timnas Indonesia Menyusut usai Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026
Satu nama lain yang masih berpeluang mengejar Dinh Bac adalah Win Naing Tun.
Penyerang Myanmar tersebut juga telah mencetak empat gol sepanjang fase grup. Ia mencuri perhatian setelah mencetak hattrick dalam kemenangan telak Myanmar 7-2 atas Laos. Satu gol lainnya dibuat ketika Myanmar mengalahkan Filipina.
Myanmar masih melanjutkan perjuangannya di turnamen dan akan menghadapi Thailand di laga terakhir Grup B.
Artinya, Win Naing Tun masih memiliki kesempatan untuk menambah koleksi golnya dan kembali merebut posisi teratas.
Dengan demikian, persaingan gelar top skor kini praktis mengerucut kepada pemain dari tim-tim yang masih bertahan.
Daftar Top Skor Piala AFF 2026
Dari daftar tersebut, Dinh Bac menjadi pemain paling diuntungkan. Selain sudah berada di puncak, ia masih memiliki kesempatan tampil di semifinal bersama Vietnam.
Sementara itu, Win Naing Tun juga masih bisa mengejar karena Myanmar berhasil lolos ke babak berikutnya.
Sebaliknya, Baker harus menerima kenyataan bahwa perjuangannya berhenti bersamaan dengan langkah Indonesia di Piala AFF 2026.
(Tribunnews.com/Tio)