- Pengacara kondang, Hotman Paris, geram setelah aksi sosial melalui program Hotman 911 disebut hanya sebagai pencitraan.
Hotman menegaskan tudingan tersebut tidak berdasar dan menyebut dirinya telah menangani ratusan kasus masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum.
Hal ini disampaikan Hotman melalui unggahan di Instagram pribadinya pada Sabtu (8/8).
“Hanya orang oon, orang bodoh yang mengatakan bahwa Hotman 911 itu hanya pencitraan,” tegas Hotman.
Ia kemudian menceritakan sejumlah kasus yang pernah ditanganinya, termasuk kasus seorang ibu muda yang tewas setelah terjebak di bawah lift Bandara Kualanamu, Medan.
Hotman mengatakan kasus tersebut mendapat perhatian hingga keluarga korban akhirnya memperoleh kompensasi miliaran rupiah setelah dirinya terus mengangkat kasus itu melalui media sosial.
“Karena gencarnya postingan saya di akun saya, akhirnya pada waktu itu kementerian terkait memerintahkan harus berdamai,” ujarnya.
Hotman juga menceritakan kasus seorang gadis berusia 14 tahun yang disebut menjadi korban kekerasan seksual dan mengalami kesulitan mendapatkan keadilan.
Ia mengaku membantu mencari pendekatan hukum yang tepat agar kasus tersebut dapat diproses karena korban masih di bawah umur.
“Sekali lagi, hanya orang bodoh yang mengatakan bahwa Hotman 911 itu hanya pencitraan,” katanya.
Hotman menegaskan popularitas di media sosial justru digunakannya sebagai sarana untuk menarik perhatian publik terhadap kasus-kasus yang membutuhkan keadilan