TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara awalnya dijadwalkan berlangsung pada September 2026 mendatang di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara resmi diundur.
Berdasarkan kesepakatan rapat bersama Pemprov Kaltara, pelaksanaan ajang olahraga tingkat Provinsi Kaltara tersebut digeser ke November 2026.
Perubahan jadwal pelaksanaan Porprov II Kaltara ini disepakati dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Gubernur Kaltara, Wakil Gubernur, pengurus KONI Kaltara, serta perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Kaltara.
Ketua Umum KONI Malinau, Ernes Silvanus menyampaikan penundaan jadwal pelaksanaan Porprov II Kaltara disepakati untuk disesuaikan dengan kesiapan teknis pelaksanaan kegiatan.
Baca juga: Penentuan Cabor Porprov II Kaltara Wajib Miliki Minimal Tiga Pengurus Kabupaten dan Kota
"Hari ini kami sampaikan hasil rapat. Akhirnya diputuskan Porprov II Kaltara dilaksanakan pada 10 November 2022, yang seyogianya tanggal 9 September," ujar Ernes Silvanus Sabtu (8/8/2026).
Penundaan pelaksanaan Porprov II Kaltara dilatarbelakangi oleh faktor teknis kesiapan dari pengurus provinsi cabang olahraga.
Salah satunya terkait kelengkapan dokumen Technical Handbook atau THB yang mengatur mekanisme dan tata cara pertandingan.
Hingga batas waktu yang ditentukan sebelumnya, baru sebagian pengurus provinsi cabor yang menyerahkan dokumen THB kepada panitia penyelenggara.
"Dari 48 cabor ditambah 2 eksibisi yang rencananya dipertandingkan, sampai waktu yang diberikan oleh KONI Provinsi, Pengurus cabor prov itu baru 34 yang menyerahkan THB," ungkapnya.
Baca juga: Tim Gabungan Lintas Instansi Mulai Verifikasi Venue Porprov II Kaltara di Malinau
Keterlambatan penyerahan kelengkapan teknis dari 14 cabor sisanya dinilai perlu diantisipasi agar tidak berdampak pada kepastian kategori pertandingan dan jumlah medali yang direbutkan oleh para atlet.
Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau menyatakan pada prinsipnya siap menjalankan peran sebagai tuan rumah penyelenggara Porprov Kaltara sesuai penetapan jadwal baru tersebut.
"Kalau kita, khususnya pemerintah daerah dalam hal ini Malinau sebagai tuan rumah, sudah sangat siap. Diumumkan diundur di 10 November, dan itu sudah ditetapkan oleh Pak Gubernur," katanya.
(*)
Penulis : Mohammad Supri