Keseharian Ibu Rafa Bocah SD Viral di Palu Ternyata Tulang Punggung, Cari Rongsok Demi Sambung Hidup
Lisna Ali August 08, 2026 03:23 PM

TRIBUNPALU.COM - Keseharian ibu Rafa, bocah SD yang Viral di Palu, ternyata seorang tulang punggung keluarga.

Kristina Femianti (44) terpaksa menggantikan peran suaminya untuk mengumpulkan barang rongsokan.

Ia saban hari mengumpulkan dus bekas untuk dijual kembali kepada pengepul.

"Biasanya kumpul dos pagi dengan sore hari, karena kalau siang panas sekali matahari," kata Kristina saat ditemui TribunPalu.com, Sabtu (8/8/2026).

Setiap hari ia membanting tulang agar dapur rumahnya tetap bisa ngebul dan kebutuhan anak-anaknya terpenuhi.

Keluarga kecil ini tinggal di daerah terpencil di Kelurahan Kawatuna, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Untuk mencapai rumah tempat tinggalnya, mereka harus menyusuri jalan sepanjang 600 meter.

Suasana sekitar huniannya dikelilingi rindangnya hutan dengan sengatan cuaca panas yang menyengat.

Kondisi tempat tinggal keluarga Rafa pun sangat memprihatinkan dan terisolasi dari pemukiman warga.

Selama enam tahun, Kristina bersama keluarganya menempati bangunan berukuran 3×4 meter di lahan 17×7 meter.

Baca juga: SP Sintuwu Raya Minta Penyidik Pakai Pasal Berlapis dalam Kasus Pelecehan Kakak Beradik di Poso

Rumah berteduhkan dan berdinding seng itu membuat kondisi di dalam terasa sangat terbatas dan terik saat siang.

Mirisnya lagi, posisi dapur rumah mereka harus dibuat terpisah dari bangunan utama tempat tinggal.

Kondisi makin memprihatinkan kala hujan deras mengguyur wilayah Kawatuna dan sekitarnya.

"Kalau hujan, air tembus sampai dalam rumah jadi susah tidur," keluh Kristina.

Baca juga: Rafa Anak SD Yang Viral Karena Jalan Kaki ke Sekolah, Ibunda : Dia Berjalan Sekitar 7 km ke Sekolah

Tak hanya bangunan rumah yang memprihatinkan, fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih pun tak ada.

Selama bertahun-tahun, keluarga ini hanya mengandalkan lampu tenaga surya saat malam hari tiba.

Sementara untuk kebutuhan air, Kristina harus mendorong gerobak sorong sejauh 300 meter menuju perumahan warga.

Anaknya Viral Jalan Kaki ke Sekolah

Kisah pilu keluarga ini mulai menyita perhatian publik setelah video perjuangan Rafa viral di media sosial.

Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Palu tersebut terekam kamera warga saat tengah berjalan kaki menempuh jarak berkilometer demi bisa sampai ke sekolahnya.

Tanpa mengeluh, kaki-kaki kecil Rafa terus melangkah melintasi jalanan tanah yang sunyi, gersang, dan terik untuk menuntut ilmu.

VIRAL - Sosok Rafa, murid kelas 2 Sekolah Sasar (SD) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mendadak menjadi perbincangan di media sosial.
VIRAL - Sosok Rafa, murid kelas 2 Sekolah Sasar (SD) di Kota Palu, Sulawesi Tengah. (Tangkapan layar FB Destiny)

Kegigihan dan semangat pantang menyerah bocah tersebut di tengah segala keterbatasan langsung tersiar luas dan mengetuk hati netizen.

Gelombang simpati pun mengalir hingga akhirnya mengetuk pintu hati jajaran pemerintah daerah untuk turun tangan memberikan bantuan.

Salah satu bantuan datang dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palu, Hardi.

Hardi turun langsung memberikan bantuan dengan memenuhi kebutuhan sekolah siswa tersebut.

Dalam unggahan video di akun pribadinya, Hardi Virgo terlihat mendampingi Rafa berbelanja perlengkapan sekolah.

Baca juga: Sarwendah Akhirnya Klarifikasi Ucapan di Podcast Denny Sumargo, Beber Fakta soal Anak Dibully

Ia membawa Rafa ke toko untuk membeli sejumlah kebutuhan pendidikan, termasuk seragam sekolah.

"Hari ini saya bersama Rafa untuk memenuhi kebutuhan sekolahnya," ujar Hardi dalam video tersebut.

Selain perlengkapan sekolah, Hardi juga memberikan bantuan berupa sepeda baru nantinya dapat digunakan Rafa sebagai alat transportasi menuju sekolah.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.