TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA-Harapan masyarakat di kawasan selatan Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, untuk menikmati akses jalan yang layak akhirnya membuahkan hasil. Setelah belasan tahun dibiarkan dalam kondisi rusak berat dan berlubang, ruas jalan utama yang menghubungkan Sungai Rumbai Timur menuju Blok D Sitiung II sepanjang 1,3 kilometer kini resmi mulai diaspal.
Pengerjaan fisik jalan penghubung strategis tersebut telah berlangsung sejak Kamis (6/8/2026). Perbaikan jalan ini menjadi salah satu program skala prioritas dalam percepatan pembangunan infrastruktur daerah di bawah kepemimpinan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni.
Baca juga: Pendaftaran Merah Putih Run Dharmasraya Dibuka, Ada Jersey Gratis
Selama bertahun-tahun, ruas jalan ini menjadi beban bagi warga setempat karena kondisinya yang amat memprihatinkan. Padahal, jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi masyarakat yang menyokong berbagai sektor vital, mulai dari kegiatan ekonomi pasar, akses pendidikan anak sekolah, hingga jalur pelayanan kesehatan dasar.
Aktivasi pengaspalan di lapangan disaksikan secara langsung oleh jajaran pejabat daerah, anggota legislatif, serta tokoh masyarakat setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan proses rekonstruksi berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar kualitas bina marga yang ditetapkan.
Di antara pihak yang hadir memantau pelaksanaan proyek adalah Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Fadli Aulia, serta Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dharmasraya Willy Kurniawan.
Turut mendampingi di lokasi perbaikan, Wali Nagari Sungai Rumbai Timur Arisman Bagindo Sutan, Wali Nagari Kurnia Koto Salak Takwan Kusuma, serta Penjabat Wali Nagari Kurnia Selatan Juahar Maknun. Sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda tempatan juga tampak hadir menyaksikan perataan aspal pertama.
Tercatat sedikitnya ada tiga nagari yang menerima dampak dan manfaat langsung secara signifikan dari pengaspalan ini. Ketiga kawasan pemukiman tersebut meliputi Nagari Sungai Rumbai Timur, Nagari Kurnia Koto Salak, serta Nagari Kurnia Selatan.
Selain menghubungkan pemukiman antar-nagari, jalur ini memiliki peran kritis sebagai koridor utama pengangkutan hasil komoditas pertanian rakyat. Kelancaran lalu lintas di ruas ini akan secara langsung menekan biaya logistik dan waktu tempuh para petani menuju pusat pemasaran.
Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya Fadli Aulia menyatakan bahwa warga di wilayah Dapil IV memberikan apresiation tinggi terhadap komitmen pemerintah daerah yang responsif terhadap keluhan masyarakat yang sudah menahun.
"Masyarakat Dapil IV menyambut baik dan menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Ibu Wakil Bupati Leli Arni atas realisasi pembangunan jalan ini," kata Fadli Aulia saat berada di lokasi pengerjaan jalan.
Baca juga: Anak Main HP Lebih 2 Jam Sehari, Dokter RSJ dr. Yaunin Padang Ingatkan Risiko Mengintai
Politisi muda tersebut mengungkapkan bahwa jalan penghubung ini tergolong sebagai salah satu lintasan tersibuk dengan volume kendaraan yang cukup tinggi di kawasan tersebut. Keberadaannya sangat vital karena menjadi penghubung utama warga dari kawasan Sitiung 2 dan Sitiung 3 menuju Pusat Kecamatan Sungai Rumbai.
Ia menambahkan, kondisi fisik jalan sebelum diaspal sangat memprihatinkan dengan kubangan air dan lubang menganga di berbagai titik. Hal tersebut kerap memicu kemacetan, merusak kendaraan warga, bahkan membahayakan keselamatan para pengguna jalan, terutama saat musim hujan tiba.
Rasa lega dan syukur senada juga diutarakan oleh Wali Nagari Kurnia Koto Salak, Takwan Kusuma. Menurutnya, pembenahan infrastruktur jalan ini merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat yang telah merindukan jalan mulus selama belasan tahun.
Takwan menekankan bahwa ketersediaan jalan yang mantap akan mempermudah mobilitas harian warga dalam mengurus berbagai keperluan sosial dan ekonomi. Orang tua tidak lagi khawatir saat mengantar anak-anak mereka pergi dan pulang sekolah setiap hari.
Di samping itu, kelancaran akses jalan juga mempercepat waktu tanggap darurat bagi warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan ke puskesmas maupun rumah sakit terdekat. Distribusi barang dagangan ke pasar-pasar tradisional pun dipastikan akan makin lancar.
Dari sudut pandang teknis, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya Willy Kurniawan menegaskan bahwa pengerjaan pengaspalan ini dilaksanakan dengan standar mutu yang ketat. Proyek ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkab Dharmasraya dalam pemerataan infrastruktur daerah.
Willy menyebutkan bahwa peningkatan kualitas jalan tidak hanya bertujuan memperlancar mobilitas warga, tetapi juga diyakini menjadi stimulus penting untuk memicu pertumbuhan ekonomi baru di kawasan permukiman dan sentra pertanian sekitarnya.
Dengan dimulainya perbaikan permanen pada ruas Sungai Rumbai Timur–Blok D Sitiung II ini, ketimpangan aksesibilitas yang melanda kawasan tersebut selama belasan tahun kini mulai teratasi. Warga berharap kelancaran konektivitas ini mampu membawa dampak positif yang panjang bagi kesejahteraan masyarakat Dharmasraya secara menyeluruh.