Kecewa dan Malu, La Grande Indonesia Murka Timnas Tersingkir dari Piala AFF 2026
Hasiolan Eko P Gultom August 08, 2026 07:30 PM

Kecewa dan Malu, La Grande Indonesia Murka Timnas Tersingkir dari Piala AFF 2026

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kekecewaan mendalam dirasakan kelompok suporter fanatik Timnas Indonesia, La Grande Indonesia, setelah skuad Garuda kembali gagal meraih trofi Piala AFF 2026.

Indonesia dipastikan tersingkir pada fase grup setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga pamungkas Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).

Hasil tersebut membuat Indonesia finis di peringkat ketiga Grup A dengan koleksi tujuh poin dan gagal melaju ke semifinal.

Bagi La Grande Indonesia, kegagalan tersebut menjadi pukulan lain setelah sebelumnya Timnas Indonesia juga melewati sejumlah kegagalan di berbagai ajang.

Melalui akun Instagram @lagrandeindonesia12, kelompok suporter tersebut mengunggah gambar Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang tengah bersandar di dinding.

Di dalam gambar tersebut tercantum sejumlah kegagalan Timnas Indonesia, mulai dari gagal lolos dari putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia, gagal di Piala AFF U-23, gagal di SEA Games 2025, gagal lolos ke Piala Asia U-23, hingga tersingkir pada fase grup Piala AFF 2026.

La Grande Indonesia kemudian menyampaikan kritik keras melalui keterangan unggahan tersebut.

Mereka menilai performa Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026 belum menunjukkan perkembangan berarti, baik dari sisi taktik maupun mental.

“Satu kata yang pantas di ujung perjalanan ASEAN Championship tahun ini, dengan nama-nama yang bermain edisi kali ini sangat terasa kegagalannya," tulis La Grande Indonesia.

“Coach John belum bisa berbicara banyak, dari segi taktik sampai mental, tidak ada perkembangan yang berarti sampai pertandingan di Jalan Besar semalam,” sambungya.

La Grande Indonesia kemudian mempertanyakan pihak yang harus bertanggung jawab atas kegagalan tersebut.

Mereka secara tegas meminta PSSI dan Erick Thohir melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sepak bola Indonesia.

"Lalu siapa yang harus disalahkan? Federasi PSSI dan Erick Thohir-lah yang harus bertanggung jawab penuh atas kegagalan ini,” tulis mereka.

Menurut La Grande Indonesia, evaluasi sudah terlalu sering digaungkan tanpa diikuti perubahan yang signifikan.

“Evaluasi sudah menjadi kata yang usang, federasi tidak pernah berbenah, satu kegagalan melahirkan kegagalan yang lain," lanjutnya.

Kekecewaan La Grande Indonesia juga semakin terasa karena kelompok suporter tersebut mengaku menyaksikan langsung perjuangan Timnas Indonesia menghadapi Vietnam dan Singapura.

Mereka menilai perjalanan langsung ke Stadion untuk memberikan dukungan kepada skuad Garuda justru berakhir dengan rasa kecewa yang lebih dalam.

"Kecewa adalah teman setia kami, namun sehabis menyaksikan langsung dua pertandingan melawan Vietnam dan Singapura, kami bukan hanya kecewa, namun sudah merasakan malu. Semua yang sudah kami lakukan terasa sia-sia," tulis La Grande Indonesia.

La Grande Indonesia juga menyinggung FIFA ASEAN yang akan menjadi agenda berikutnya bagi Timnas Indonesia.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026 dan Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah.

Meski menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk bangkit, La Grande Indonesia mengaku masih meragukan keseriusan skuad Garuda untuk menjadi yang terbaik jika melihat performa pada Piala AFF 2026.

"FIFA ASEAN sudah di depan mata, entah apa yang akan kalian Timnas Indonesia persiapkan, namun melihat apa yang terjadi kemarin, kalian sepertinya tidak akan serius untuk menjadi yang terbaik,”

Kendati kecewa, La Grande Indonesia tetap memberikan apresiasi kepada para suporter yang telah hadir dan memberikan dukungan langsung sepanjang Piala AFF 2026.

“Terima kasih untuk teman-teman yang sudah hadir di ASEAN Championship tahun ini, dari Pakansari sampai Jalan Besar. Mimpi Garuda mengangkat piala sekali lagi harus sirna,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.