Indonesia Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Sudah Siapkan Target Trofi Berikutnya
Hasiolan Eko P Gultom August 08, 2026 07:30 PM

Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Timnas Indonesia kembali gagal meraih gelar Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).

Hasil tersebut membuat skuad Garuda finis di posisi ketiga Grup A dengan torehan tujuh poin. Singapura melaju ke semifinal sebagai runner-up dengan delapan poin, sedangkan Vietnam menjadi juara grup dengan 10 poin.

Kegagalan tersebut membuat Indonesia kembali harus menunda ambisi meraih trofi Piala AFF.

Baca juga: Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2 Kali Beruntun, Ulangi Kisah Kelam 12 Tahun Silam

Namun, pelatih Timnas Indonesia John Herdman meminta para pemain tidak larut dalam kekecewaan.

Herdman tetap memberikan apresiasi kepada skuad Garuda yang dinilainya telah mengerahkan seluruh kemampuan sepanjang pertandingan.

"Selamat untuk Singapura. Mungkin itu saja yang akan saya katakan. Selamat untuk Singapura. Para pemain kami sudah memberikan segalanya di lapangan," ujar Herdman seusai pertandingan.

"Mereka memberikan seluruh kemampuan yang mereka miliki. Dan menurut saya, itulah gambaran pertandingan malam ini. Kami sudah memberikan semuanya, tetapi kami tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan," sambungnya.

Menurut Herdman, Piala AFF 2026 juga menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan sejumlah pemain yang selama ini berkompetisi di level domestik.

Turnamen tersebut dinilai memberikan pengalaman penting, terutama bagi pemain muda dan para pemain baru di skuad Garuda.

Salah satu pemain yang mendapat perhatian Herdman adalah Mitchell Berger. Pemain yang baru berusia 19 tahun itu dinilai memiliki prospek yang menjanjikan.

"Saya sangat antusias melihat prospek dan masa depannya setelah mengikuti turnamen ini," kata Herdman.

Pelatih asal Inggris itu juga memberikan apresiasi kepada para pemain senior yang dinilainya telah melakukan berbagai pengorbanan demi membela Indonesia.

"Mereka benar-benar ingin memenangkan trofi untuk Indonesia. Sayangnya, mereka tidak bisa mendapatkannya," ujarnya.

"Mereka sudah memberikan yang terbaik dan meninggalkan semuanya di lapangan. Tetapi kami akan kembali pada Oktober untuk memenangkan trofi pertama kami," sambungnya.

Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN

Setelah tersingkir dari Piala AFF 2026, Herdman langsung mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN yang dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2026.

Indonesia akan menjadi tuan rumah turnamen tersebut dan tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Sementara Grup B diisi Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

FIFA ASEAN dinilai memberikan peluang lebih besar bagi Indonesia untuk memanggil pemain yang berkarier di luar negeri karena turnamen tersebut berbeda dengan Piala AFF yang tidak masuk kalender FIFA.

Sejumlah pemain seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Ole Romeny, Dean James, Emil Audero, Justin Hubner, Joey Pelupessy, hingga Maarten Paes berpotensi kembali memperkuat Timnas Indonesia jika mendapatkan panggilan dan izin dari klub masing-masing.

Herdman menilai kehadiran para pemain tersebut dapat menambah kekuatan skuad Garuda.

"Saya pikir Kevin Diks, Jay Idzes, dan beberapa pemain dari kelompok ini juga akan melangkah maju pada momen tersebut," kata Herdman.

Menurutnya, FIFA ASEAN menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk bangkit setelah kegagalan di Piala AFF.

"Itulah kesempatan kami berikutnya. Kami kehilangan kesempatan di sini. Namun sebagai staf pelatih dan para pemain, kami telah membangun fondasi yang baik," ujarnya.

Herdman menilai fondasi tersebut tercermin dari perkembangan karakter dan identitas permainan Timnas Indonesia.

"Secara budaya, para pemain ini saling berjuang satu sama lain. Secara taktik, Anda bisa melihat bahwa kami memiliki identitas yang jelas. Ketika bermain di kandang lawan, kami melakukan tekanan tinggi," katanya.

"Kami mendominasi penguasaan bola. Dan ke depannya, kami harus memenangkan trofi tersebut," sambungnya.

Meski demikian, mantan pelatih Timnas Kanada itu mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang harus diperbaiki sebelum Indonesia tampil di FIFA ASEAN.

Herdman memastikan evaluasi terhadap para pemain yang tampil di Piala AFF 2026 akan dilakukan untuk menentukan pemain yang dinilai layak masuk ke skuad berikutnya.

"Kami akan melihat secara internal beberapa celah yang masih harus kami perbaiki. Malam ini, transisi pertahanan kami solid," kata Herdman.

"Saya akan mengevaluasi para pemain ini untuk melihat siapa yang bisa melangkah maju ke kompetisi berikutnya ketika saya sudah memiliki skuad lengkap yang tersedia untuk dipilih," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.