TRIBUNFLORES.COM, BORONG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 Kelompok 15 Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng mengedukasi siswa SDI Lopa, Desa Golo Leda, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, tentang bahaya perundungan (bullying) dan pentingnya menjaga kebersihan melalui praktik enam langkah mencuci tangan yang benar, Jumat (31/7/2026).
Edukasi tersebut menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa yang menyasar penguatan karakter anak dan peningkatan kesadaran hidup sehat di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan itu, para siswa diajak mengenali berbagai bentuk perundungan yang kerap terjadi di lingkungan pergaulan, mulai dari ejekan, intimidasi, hingga tindakan yang dapat menyakiti teman sebaya.
Melalui metode bercerita, diskusi, dan permainan edukatif, mahasiswa mengajak siswa memahami dampak bullying serta pentingnya menghargai dan menghormati sesama.
Baca juga: Mahasiswa KKN Unika Ruteng dan OMK Desa Lopa Bersihkan Kawasan Mata Air di Golo Leda
Mahasiswa juga menekankan bahwa setiap anak memiliki hak untuk belajar dan bertumbuh dalam lingkungan yang aman serta bebas dari kekerasan. Karena itu, siswa didorong untuk berani menolak tindakan perundungan dan membangun budaya saling mendukung di sekolah.
Selain edukasi anti-bullying, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat melalui praktik enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
Materi tersebut disampaikan sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit yang dapat ditularkan melalui tangan yang tidak bersih. Siswa diperkenalkan pada tahapan mencuci tangan yang benar, mulai dari membersihkan telapak tangan hingga sela-sela jari dan ujung kuku.
Baca juga: Tambal Jalan Rusak, Warga Dusun Ian Sikka Swadaya dari Patungan dan Bantuan 50 Sak Semen
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap instruksi dan mempraktikkan langsung gerakan mencuci tangan yang diperagakan mahasiswa.
Koordinator KKN Kelompok 15 mengatakan pembentukan karakter dan kebiasaan hidup sehat perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar agar menjadi bagian dari perilaku sehari-hari.