Laporan Dugaan Pelecehan Jalanan Kembali Muncul, Warga Cindai Alus-Sungai Sipai Banjar Resah
Ratino Taufik August 08, 2026 08:48 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kekhawatiran warga terhadap keamanan perempuan yang melintas di jalur Cindai Alus hingga Sungai Sipai, Kabupaten Banjar, kembali mencuat.

Dugaan aksi pelecehan seksual di jalanan dilaporkan terjadi lagi pada Kamis (6/8/2026) pagi.

Informasi mengenai kejadian tersebut beredar melalui media sosial. Dalam unggahan yang disebut berasal dari pihak keluarga korban, seorang perempuan dilaporkan mengalami aksi tidak senonoh ketika melintas menggunakan kendaraan di kawasan simpang tiga turunan Ayong, dekat Angkringan Pak Ji, saat waktu Subuh.

Dalam informasi yang beredar, pelaku disebut menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX berwarna hitam. Saksi atau keluarga korban menggambarkan pelaku sebagai pria dengan postur tubuh tinggi dan berisi.

Namun, nomor polisi kendaraan disebut tidak sempat diketahui lantaran korban dalam kondisi panik setelah kejadian.

Laporan terbaru ini menambah kekhawatiran warga karena lokasi kejadian berada di jalur yang sebelumnya juga menjadi perhatian setelah adanya laporan dugaan pelecehan terhadap seorang santriwati di kawasan Sungai Sipai.

Sejumlah perempuan yang biasa beraktivitas pada pagi hari mengaku semakin waspada ketika harus melintasi jalur tersebut seorang diri. Kekhawatiran terutama dirasakan para santriwati dan pekerja yang berangkat saat kondisi jalan masih relatif sepi.

“Kira sudah aman dan tidak ada lagi kejadian, ternyata ada lagi korban baru. Sekarang benar-benar takut dan waswas kalau harus bepergian atau keluar rumah sendirian,” ujar Fadlan seorang keluarga seorang santriwati yang mengetahui kabar tersebut, Sabtu (8/8/2026).

Bahkan kasus adiknya yang sempat dibegal nya pun masih belum terungkap hingga kini.

Baca juga: Kecelakaan Melibatkan Truk dan Mobil Pribadi di Jalan A Yani Km 19,5 Banjarbaru, Pengemudi Selamat

Karena itu Fadlan pun berharap pengamanan di sejumlah titik yang dinilai rawan dapat ditingkatkan. 

Selain patroli, keberadaan kamera pengawas di jalur Cindai Alus hingga Sungai Sipai dinilai dapat membantu proses penelusuran apabila terdapat rekaman yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Terpisah, Kepala UPTD PPA Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Merilu Ripner, menyatakan pihaknya telah mengetahui informasi mengenai dugaan kejadian tersebut.

Merilu mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi untuk memastikan informasi yang beredar sekaligus melihat langkah pendampingan yang dapat diberikan kepada korban.

“Kami kaget mendengar kabar ini. Informasi ini akan segera kami tindak lanjuti untuk koordinasi serta langkah pendampingan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2026) petang.

Masyarakat diimbau tidak menyebarkan identitas korban maupun informasi pribadi lainnya di media sosial. Informasi terkait dugaan tindak pidana sebaiknya disampaikan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dan diverifikasi sesuai prosedur. (Banjarmasin Post/Nurholis Huda)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.