BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalimantan Selatan mengajukan diri sebagai tuan rumah babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) Basket 2027.
Ketua Perbasi Kalsel, M. Syaripuddin atau Bang Dhin, mengatakan rapat itu membahas tiga agenda strategis sebagai langkah awal kepengurusan baru dalam mengembangkan prestasi basket di Banua.
"Dalam pertemuan ini kami membahas tiga agenda penting, mulai dari pelantikan pengurus, penyusunan program kerja melalui Rakerda, hingga persiapan pengajuan Kalsel sebagai tuan rumah Pra-PON Basket 2027 dan pembentukan tim Pra-PON," ujarnya, Sabtu (8/8/2026).
Ia menjelaskan, wacana menjadi tuan rumah muncul setelah melakukan diskusi dengan Koordinator Wilayah Perbasi.
"Setelah saya sampaikan kepada pengurus, semuanya menyambut baik dan siap mendukung," katanya.
Jika mendapat kepercayaan sebagai penyelenggara, Kalimantan Selatan akan menjadi lokasi pertandingan bagi enam provinsi dari wilayah Kalimantan dan Bali.
Kesempatan itu dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan bola basket di daerah.
Selain menghadirkan atmosfer kompetisi yang lebih besar, pelaksanaan Pra-PON juga diyakini dapat mendorong peningkatan sarana olahraga.
Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah pengadaan lapangan portable berstandar Federasi Bola Basket Internasional (FIBA).
"Dengan fasilitas yang memenuhi standar FIBA, Kalsel memiliki peluang menjadi tuan rumah berbagai event basket nasional, bahkan kompetisi level IBL," jelasnya.
Baca juga: Menuju O2SN Nasional, Atlet Banjarbaru Asah Kecepatan dan Lompat Jauh
Perbasi Kalsel telah menyampaikan usulan tersebut kepada DPP Perbasi, baik secara tertulis maupun lisan.
Meski harus bersaing dengan Bali yang juga mengajukan diri sebagai tuan rumah, pihaknya optimistis mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta.
"Kami ingin seluruh kontingen yang datang ke Kalsel merasa nyaman selama mengikuti pertandingan," ucapnya.
Di samping persiapan menuju Pra-PON, Perbasi Kalsel juga memastikan program Perbasi Goes to School tetap berjalan.
Program pembinaan usia dini itu akan menyasar sekolah-sekolah di seluruh Kalimantan Selatan, terutama yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler basket.
Melalui program tersebut, Perbasi berharap dapat memperluas pembinaan sekaligus menjaring talenta muda potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)