- Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid atau Cak Udin angkat bicara soal kriteria ideal calon Ketua Umum PBNU mendatang, Sabtu (8/8).
Ia menegaskan seorang pemimpin PBNU harus memiliki karakter yang mampu menyatukan, bukan malah memecah belah organisasi.
Menurutnya, prinsip menyatukan visi dan misi ini merujuk pada dalil Al-Qur'an tentang berpegang teguh pada tali Allah dan larangan bercerai-berai.
Ia menegaskan tugas utama seorang pemimpin adalah mempersatukan, bukan justru menciptakan perpecahan di tubuh organisasi.
Ketika ditanya soal kepemimpinan PBNU saat ini, ia memilih menyerahkan penilaian tersebut kepada PW dan PCNU yang akan menentukan pilihan.
Ia menegaskan PKB sebagai partai politik tidak ikut campur dalam proses pemilihan, dan hanya memberikan dukungan doa.
Sekjen PKB menyatakan siapa pun figur yang tidak memicu konflik dan tidak otoriter, layak menjadi calon Ketua Umum PBNU.
Ia menambahkan sosok yang pantas dipilih adalah yang anti-konflik dan tidak gemar saling menjatuhkan sesama pengurus.
Disinggung soal isu Gus Yusuf yang disebut-sebut diusung PKB, ia menegaskan PKB tidak ikut serta dalam proses muktamar.
Ia menutup pernyataan dengan menegaskan dukungan PKB diberikan kepada semua figur yang menjunjung persatuan dan tidak doyan dunia.