- Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, soal telur penyebab bisul akhirnya mendapat klarifikasi langsung darinya.
Awalnya, usai dilantik menggantikan Nanik S Deyang, ia bercerita masa kecilnya di Grobogan, Jawa Tengah, yang terbiasa makan telur karena keluarganya memelihara ayam.
Ia mengaku sampai mengalami bisul akibat kebiasaan makan telur tersebut.
Pernyataan ini langsung menuai kritik dari berbagai ahli gizi dan dokter di media sosial.
Para dokter menegaskan bisul sebenarnya disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus pada folikel rambut, bukan karena konsumsi telur.
Kini, Sudaryono buka suara dan mengaku pernyataan kontroversial tersebut memang sengaja ia lontarkan, Jumat (8/8/2026).
Ia menyebut ucapannya itu sebagai cara untuk memancing respons para ahli gizi agar aktif mengedukasi masyarakat.
Sudaryono mengakui dirinya sebenarnya paham bahwa secara medis tidak ada hubungan antara makan telur dan munculnya bisul.
Ia bahkan mengaku sempat dicibir warganet usai pernyataannya itu viral di berbagai platform.
Menurutnya, strategi ini justru berhasil karena banyak ahli gizi akhirnya angkat bicara meluruskan mitos seputar telur.
Tujuan akhirnya adalah agar masyarakat semakin paham manfaat telur sebagai sumber protein berkualitas tinggi.
Sudaryono berharap edukasi ini mendorong masyarakat tidak lagi takut mengonsumsi telur karena mitos yang keliru.