TRIBUNJOGJA.COM- Akhir pekan sering menjadi waktu untuk beristirahat setelah lima hari penuh dengan kuliah, pekerjaan, tugas, atau berbagai aktivitas lainnya.
Namun, Sabtu dan Minggu juga bisa dimanfaatkan untuk menata kembali beberapa hal kecil yang sempat berantakan selama sepekan.
Tidak perlu membuat jadwal superpadat atau menghabiskan seluruh akhir pekan untuk menjadi produktif.
Weekend reset justru bisa dilakukan dengan cara sederhana agar memasuki minggu baru terasa lebih ringan dan terarah.
Berikut tujuh hal kecil yang bisa dicoba sebelum kembali menjalani rutinitas.
1. Bereskan satu sudut yang paling bikin sumpek
Tidak perlu langsung membersihkan seluruh kamar. Pilih satu tempat yang paling sering digunakan, seperti meja belajar, meja kerja, atau sudut kamar.
Ruangan yang berantakan bisa menjadi sumber gangguan dan membuat perhatian lebih mudah terpecah. Sebaliknya, menata kembali lingkungan sekitar dapat membantu menciptakan ruang yang lebih nyaman untuk beraktivitas.
Jadi, tidak perlu menunggu punya waktu seharian untuk beberes. Cukup buang sampah, kembalikan barang ke tempatnya, rapikan kabel charger, atau kosongkan meja dari barang-barang yang sudah tidak diperlukan.
Satu sudut yang lebih rapi sudah cukup untuk membuat suasana terasa berbeda.
2. Cek agenda dan deadline minggu depan
Senin akan terasa lebih berat kalau semua jadwal dan tugas baru dipikirkan ketika hari sudah dimulai.
Luangkan beberapa menit untuk melihat agenda minggu depan. Cek jadwal kuliah, pekerjaan, rapat, janji, tugas, atau deadline yang sudah menunggu.
Tidak perlu langsung membuat jadwal yang penuh. Cukup tandai hal-hal penting yang tidak boleh terlewat.
Membuat rencana sederhana dapat membantu mengurangi beban pikiran karena berbagai hal yang harus dilakukan sudah tercatat dan lebih mudah dilihat. Dengan adanya perencanaan juga dapat membantu mengarahkan perhatian pada hal yang memang perlu diselesaikan.
Dengan begitu, Senin pagi tidak dimulai dengan pertanyaan, “Minggu ini harus ngapain saja, ya?”
3. Selesaikan satu urusan kecil yang tertunda
Ada banyak hal kecil yang sering ditunda karena dianggap tidak terlalu penting. Padahal, ketika jumlahnya semakin banyak, urusan tersebut bisa terasa mengganggu.
Coba pilih satu atau dua hal yang memang dapat diselesaikan dengan cepat. Misalnya membalas pesan penting, mengunduh materi kuliah, mencuci botol minum, atau merapikan file tugas..
Tidak perlu menjadikan akhir pekan sebagai waktu untuk menyelesaikan semua pekerjaan.
Tujuannya hanya mengurangi sedikit hal yang masih menggantung agar pikiran tidak terus mengingatnya ketika minggu baru dimulai.
4. Siapkan kebutuhan untuk hari pertama
Senin pagi bukan waktu yang ideal untuk mencari pakaian, charger, kartu mahasiswa, atau file yang entah berada di mana.
Beberapa kebutuhan untuk hari pertama bisa disiapkan sejak akhir pekan. Tas, pakaian, perlengkapan kuliah atau kerja, bekal, hingga dokumen yang diperlukan dapat diletakkan di tempat yang mudah ditemukan.
Kebiasaan sederhana ini juga dapat mengurangi jumlah keputusan kecil yang harus dibuat ketika pagi hari.
Tidak perlu menyiapkan seluruh minggu. Cukup pastikan kebutuhan untuk hari pertama sudah aman sehingga pagi hari bisa dimulai tanpa terlalu banyak drama.
5. Kembalikan pola tidur
Weekend memang sering membuat jam tidur ikut berantakan. Tidur lebih larut dan bangun lebih siang terasa menyenangkan, tetapi perubahan jadwal yang terlalu jauh dari rutinitas harian dapat membuat tubuh lebih sulit menyesuaikan diri ketika aktivitas kembali dimulai.
Karena itu, menjelang akhir pekan, coba mulai mengembalikan waktu tidur mendekati jadwal hari biasa.
Tidak perlu memaksakan tidur terlalu awal jika belum mengantuk. Yang penting, hindari membuat perbedaan waktu tidur dan bangun terlalu jauh hanya karena sedang libur.
6. Rapikan isi HP dan notifikasi
Bukan hanya kamar yang bisa berantakan. Isi HP juga bisa penuh dengan screenshot random, file unduhan yang sudah tidak dibutuhkan, aplikasi yang tidak pernah dibuka, sampai notifikasi yang terus bermunculan.
Akhir pekan bisa menjadi waktu yang pas untuk melakukan digital reset kecil-kecilan.
Hapus file yang tidak diperlukan, rapikan foto, buang aplikasi yang sudah tidak digunakan, dan matikan notifikasi yang tidak penting.
Langkah sederhana ini dapat mengurangi gangguan yang muncul dari HP dan membuat penggunaannya terasa lebih terkontrol.
Cukup mulai dari hal-hal yang memang sudah jelas tidak dibutuhkan.
7. Sisakan waktu untuk benar-benar istirahat
Bagian ini sering terlupakan ketika membahas weekend reset.
Reset bukan berarti akhir pekan harus dipenuhi dengan beberes, membuat jadwal, menyelesaikan tugas, dan mempersiapkan minggu depan. Istirahat juga merupakan bagian penting dari proses pemulihan.
Gunakan sebagian waktu untuk melakukan hal yang memang menyenangkan, seperti menonton film, membaca, berjalan-jalan, bermain game, memasak, bertemu teman, atau sekadar rebahan tanpa merasa harus menghasilkan sesuatu.
Penelitian menunjukkan bahwa waktu di luar aktivitas utama dapat membantu proses pemulihan melalui istirahat, aktivitas yang menyenangkan, serta kesempatan untuk memiliki kendali atas waktu sendiri.
Jadi, kalau sebagian akhir pekan hanya digunakan untuk menikmati makanan favorit atau menonton serial kesukaan, itu bukan berarti waktunya terbuang.
Inti dari weekend reset adalah membuat beberapa hal kecil terasa lebih tertata sebelum minggu baru dimulai. Tidak harus semuanya selesai. Bahkan satu atau dua hal yang berhasil dibereskan sudah bisa menjadi awal yang baik.
(MG Mayumi Cinta Mahesi)