Pasukan gabungan TNI, Polri dan pemerintah daerah ini nantinya dibagi per rayon untuk melaksanakan patroli, terutama pada malam akhir pekan ketika aktivitas masyarakat meningkat guna mengantisipasi kejahatan jalanan

Bandung (ANTARA) - Polresta Bandung bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengerahkan sekitar 350 personel dalam patroli gabungan skala besar untuk mengantisipasi aksi begal dan gangguan keamanan pada malam akhir pekan.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan personel gabungan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Pasukan gabungan TNI, Polri dan pemerintah daerah ini nantinya dibagi per rayon untuk melaksanakan patroli, terutama pada malam akhir pekan ketika aktivitas masyarakat meningkat guna mengantisipasi kejahatan jalanan," katanya di Bandung, Sabtu.

Ia mengatakan patroli diprioritaskan di sejumlah titik keramaian dan lokasi yang berdasarkan pemetaan kepolisian rawan terjadi kejahatan jalanan, termasuk begal.

Selain patroli, petugas juga akan melakukan penindakan terhadap peredaran minuman keras (miras) yang dinilai dapat menjadi salah satu pemicu gangguan kamtibmas.

Aldi mengimbau masyarakat turut berperan menjaga keamanan dengan segera melaporkan apabila menemukan gangguan kamtibmas atau sekelompok orang yang dinilai berpotensi melakukan tindakan kriminal melalui layanan kepolisian 110.

Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengatakan patroli tersebut juga merespons laporan masyarakat terkait potensi aksi begal yang kerap menjadi kekhawatiran pada malam hari.

"Tujuan kita salah satunya untuk mencegah begal. Kita juga harus bisa mencegah peredaran miras dan obat-obatan karena dampaknya sangat luar biasa," katanya.

Menurut dia, penyalahgunaan miras dan obat-obatan tidak hanya berpotensi memicu tindak kriminal, tetapi juga dapat menyebabkan kecelakaan dan merugikan masyarakat lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 0624/Kabupaten Bandung mengatakan TNI telah berkoordinasi dengan kepolisian dan Satpol PP untuk menjalankan patroli bersama secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah.

"Kita sama-sama punya komitmen untuk menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat Kabupaten Bandung ini bisa terjaga," katanya.

Mereka berharap sinergi antar lembaga tersebut dapat menciptakan keamanan dan ketertiban bagi masyarakat Kabupaten Bandung serta mempersempit ruang potensi kejahatan jalanan yang sering terjadi di malam hari.