Joao Pedro mencetak gol di kedua sisi jeda babak pertama saat susunan pemain kuat Chelsea menyingkirkan AC Milan dalam laga persahabatan pramusim di Jakarta.
Moises Caicedo menambahkan gol ketiga yang menawan dalam kemenangan nyaman pada Sabtu sore, memberi tim asuhan Xabi Alonso dorongan positif menjelang musim baru.
Babak pertama berlangsung cukup datar, dengan Milan bisa dibilang memulai lebih baik sebelum Chelsea mulai menemukan ritme permainan mereka.
Joao Pedro menjadi pusat ancaman Chelsea, sehingga tidak mengejutkan ketika ia memecah kebuntuan dengan sundulan dari situasi sepak pojok untuk membawa timnya unggul layak pada masa tambahan waktu babak pertama.
Chelsea memulai babak kedua seperti cara mereka menutup babak pertama, ketika Joao Pedro menggandakan keunggulan kurang dari semenit setelah laga dimulai kembali, menyambar umpan bola mati Pedro Neto dari jarak dekat.
Milan melakukan delapan pergantian saat turun minum, sementara Alonso tetap mempertahankan kepercayaan kepada para pemain yang menjadi starter di suhu 30C, dan lawan pun kesulitan menata organisasi permainan mereka.
Beberapa menit kemudian, Caicedo melepaskan tembakan spektakuler untuk mengubah skor menjadi 3-0, menuntaskan bola dengan sepakan voli dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan dari sepak pojok.
Setelah itu, Chelsea mengelola pertandingan secara profesional. Milan lebih banyak menguasai bola seiring laga berjalan, tetapi The Blues jarang benar-benar berada dalam bahaya kebobolan dan mampu menjaga nirbobol hingga peluit akhir.
Bagi Alonso, hasil ini menawarkan banyak hal yang menggembirakan. Chelsea memperlihatkan ketajaman dalam menyerang, energi di lini tengah, serta disiplin bertahan yang dibutuhkan untuk menuntaskan kemenangan meyakinkan.